Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Respon Bencana Banjir, Indra Yasin Minta OPD Turun ke Lapangan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Minggu, 21 Februari 2021 | 04:05 WITA Tag: ,
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin saat mendatangi warga yang terkena bencana banjir di Kecamatan Tomilito guna menyalurkan bantuan. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat turun lapangan. Ini terkait dengan bencana banjir yang terjadi beberapa kali di daerah ini.

Menurut Indra Yasin, hal yang akan dilakukan OPD ketika turun lapangan yakni melakukan pendataan terkait dengan dampak yang terjadi akibat banjir di beberapa kecamatan.

“Saya minta para OPD untuk turun langsung melihat kondisi yang terjadi akibat bencana banjir yang terjadi di daerah ini,” imbau Indra Yasin.

BACA  Terkait Penanganan Sampah, Ini Penegasan Thariq Modanggu

Bagi Indra Yasin, ini penting untuk dilakukan. Misalnya, Dinas Pertanian turun lapangan dan melakukan pendataan terhadap lahan pertanian yang rusak akibat bencana banjir tersebut.

“Di mana saja lokasi yang lahan pertaniannya rusak, berapa luasannya dan kondisinya bagaimana,” tegas Indra Yasin.

BACA  Fraksi PDI Perjuangan Patungan Realisasi Bantuan Mahyani

Disisi lain juga dengan turun langsung akan mengetahui dengan pasti bukan sekedar dari laporan saja.

“Lihat langsung agar benar dan jelas kondisi yang ditemukan. Setelahnya langsung merumuskan rencana yang akan dilakukan, apakah penyaluran bantuan dan lainnya,” ujarnya.

Begitu juga dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) turun langsung dan melakukan pendataan terutama terhadap sarana dan prasarana yang terdampak banjir.

“Lihat kondisinya bagaimana, apakah rusak parah atau hanya rusak ringan saja. Dilakukan pendataanya semua, dimana saja lokasinya,” tegas bupati.

BACA  Butuh Rp 42,9 Miliar untuk Tangani Banjir di Gorontalo Utara

Untuk selanjutnya kata Indra kemudian dilaporkan hingga ke pemerintah pusat, agar juga mendapatkan bantuan maupun anggaran.

“Karena memang kita sadari bahwa kemampuan anggaran di daerah masih sangat terbatas, dan kita dituntut untuk kreatif untuk mencari setiap peluang yang dapat mendatangkan anggaran,” kuncinya. (abk/adv/hargo)


Komentar