Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rica Gorontalo Tembus Pasar Kramat Jati

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Senin, 13 Maret 2017 | 09:41 Tag: , ,
  

GORONTALO -hargo.co.id- Sudah bukan barang baru komoditi cabe rawit atau rica asal Gorontalo sering dipasok ke beberapa daerah tetangga seperti di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) hingga Kalimantan.

Namun ternyata, akibat mahalnya harga rica hampir di seluruh daerah di Tanah Air ini juga dimanfaatkan pengumpul atau pedagang besar Gorontalo memasok rica hingga ke sejumlah kota-kota besar yang ada di pulau Jawa.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, rica asal Gorontalo di kirim di pulau Jawa secara masif terjadi di wilayah Surabaya, DKI Jakarta hingga ke wilayah Bali.Pengiriman rica ini pun dilakukan melalui pesawat terbang.

“Jadi, rica kita (Gorontalo,red) itu dipasok hingga ke pasar Induk Kramat Jati di Jakarta,” klaim Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo, Mulyadi Mario, kemarin, Minggu (12/3).Menurutnya, di wilayah Jawa harga rica lebih menarik ketimbang di wilayah Gorontalo hingga Manado.

“Waktu Gorontalo harganya masih Rp 90 Ribu, disana (wilayah Jawa,red) harganya sudah mencapai Rp 140 Ribu per Kg.Memang disana harganya lebih menarik,” ungkap Mulyadi. Sejatinya, lanjut Mulyadi, Gorontalo sudah swasembada rica.

Total produksi rica di Gorontalo per tahun mencapai 11 Ribu Ton, sementara kebutuhan konsumsi rica seluruh masyarakat di Gorontalo hanya berkisar 5.400 Ton per tahun.”Sisanya di kirim keluar (daerah,red),” terangnya Sementara itu, Kadis Kumperindag Provinsi Gorontalo.

Haris Hadju, ketika dihubungi tidak membantah rica Gorontalo sudah dikirim ke wilayah Jawa dan sekitarnya. “Rica segar dari Gorontalo sangat diminati dan kualitasnya bagus,” ungkap Haris.Terkait pengiriman rica keluar daerah.

Haris mengatakan pihaknya tidak bisa mengintervensi lebih jauh kecuali sebatas himbauan, “Kami sudah sosialisasi kepada pengumpul rica agar mengutamakan penjualan di Gorontalo.Adapun selisih harganya, maka akan kita subsidi,” jelas Haris.

Belakangan ini, Diskumperindag Provinsi Gorontalo melakukan operasi pasar di Pasar Rabu, Andalas, Pasar Kamis, Pasar Jumat Limboto dan Pasar Sabtu di Boludawa, Suwawa.Disitu, rica dijual Rp 30 Ribu per setengah Kg. “Kami juga menghimbau kepada petani rica agar menjual langsung ke masyarakat, tidak lagi lewat pengumpul. Ini agar memutus mata rantai perdagangan rica yang semakin mahal di Gorontalo,” pungkasnya.(axl/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar