Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rica Tembus Rp 120 Ribu per Kg

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Rabu, 1 Maret 2017 | 09:53 Tag: , ,
  

GORONTALO-GP -hargo.co.id- Harga rica di Gorontalo semakin tidak terkendali. Setelah beberapa waktu sempat berada pada posisi Rp 80-90 ribu per kg, namun beberapa hari belakangan harga rica kembali naik, bahkan menembus Rp 120 ribu per kg.

Pantauan Gorontalo Post, Selasa (28/2), harga rica mengalami kenaikan di sejumlah pasar di Gorontalo, mulai dari pasar mingguan, pasar harian maupun shopping center di Limboto, Kabupaten Gorontalo. Kenaikan harga ini, menurut para pedagang terjadi sejak Sabtu lalu.

Melki, pedagang rica mengatakan, harga rica terus naik disebabkan stok rica di kalangan petani dan pemasok saat ini sangat minim. “Sejak beberapa pekan lalu stok minim, kalaupun ada kita harus berbagai dengan pedagang lain,” ujarnya.

Untuk tetap bisa memperoleh stok rica, Melki mengaku, harus membeli langsung rica ke petani. “Bahkan sebelum panen, kami sudah janji akan ambil,” katanya.

Tak hanya Melki, Saiful Buhungo, pedagang di shopping center Limboto juga mengatakan hal yang sama. Saat ini, menurut Saiful, pasokan rica dari petani kepada para pedagang menurun. Biasanya ia memperoleh stok hingga 30 kg per hari, namun saat ini, tinggal 5 kg saja. “Dapat 10 kg saja saat ini begitu susah,” ungkapnya.

Menurut Saiful, stok rica di Gorontalo semakin menipis diakibatkan stok yang ada di daerah ini banyak hanya di kirim keluar daerah, seperti Sulawesi Tengah, Manado dan bahkan ke Jawa.Selain itu pula kenaikan harga rica disebabkan karena cuaca dan bencana yang terjadi di beberapa daerah sepekan terakhir.

“Jadi banyak permintaan dari luar dengan harga yang besar dibandingkan harga yang ada di Gorontalo. Jadinya petani lebih memilih memasok rica ke luar,” ujarnya.Dengan adanya naik turunnya harga ini, ia mengaku, selaku pedagang selalu mendapatkan protes dari konsumen.

“Dikira kami memainkan harga, padahal kenyataanya begini. Selain itu cabai keriting harganya juga naik, yang biasanya Rp 40 ribu per kg, saat ini harganya mencapai Rp 50-60 ribu per kg.(dan/tr-53/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar