Senin, 10 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rina Polapa Prihatin, Angka Kematian Ibu Tinggi di Gorontalo Utara

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Rabu, 14 April 2021 | 14:05 WITA Tag: ,
  Ketua Komisi I, DPRD Gorontalo Utara, Rina Polapa.


Hargo.co.id, GORONTALO – Legislator wanita dari Dapil Atinggola-Gentuma, Rina Polapa sangat prihatin dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Gorontalo Utara (Gorut). Apalagi ini tertinggi bukan hanya di Gorontalo, namun secara nasional.   

“Tentunya kondisi seperti ini tidak boleh dikesampingkan, karena ini persoalan yang berhubungan dengan berbagai hal. Baik terhadap anak, keluarga, lingkungan dan lainnya,” ungkap Rina Polapa.

Jika memang benar informasi bahwa untuk Angka Kematian Ibu di Gorontalo Utara, melebihi atau 6 kali lipat dari AKI tingkat nasional, maka ini tentu menjadi persoalan yang serius. 

“Persoalan ini jangan hanya dibiarkan begitu saja. Namun harus menjadi perhatian dan perlu pembahasan yang serius termasuk kita yang ada di lembaga legislatif,” kata Aleg Partai Golkar ini.

Dapat kita bayangkan jika seorang anak yang dilahirkan namun harus kehilangan seorang ibu, ini tentu hal yang tidak kita inginkan bersama. 

“Yang terbayang bagi kita bahwa anak tersebut akan tumbuh dan berkembang tanpa kasih sayang seorang ibu. Selain itu, pemenuhan Air Susu Ibu (ASI) sebagai makanan pokok bayi ketika lahir ke dunia ini tentu tidak didapatkan secara eksklusif,” tegas Rina Polapa.

Menurut Rina Polapa, ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bersama antara legislatif dan eksekutif untuk menekan Angka Kematian Ibu yang terinformasi juga sampai pada akhir Maret kemarin telah terjadi 5 kasus. 

“Walaupun memang kita ketahui bersama bahwa persoalan hidup dan mati manusia itu adalah urusan Allah. Namun di sisi lain tentu ada faktor-faktor yang menjadi penyebabnya, dan untuk itu terhadap berbagai faktor yang menyebabkan atau diduga sebagai indikator meningkatnya AKI tersebut harus tertangani,” tandasnya. (abk/adv/hargo)

BACA  Hasil Kajian DPRD, Jawaban Bupati Lewat Interpelasi Dinilai Masing Ngambang 

Komentar