Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Roem Kono Ajak Diaspora Indonesia Genjot Kerja Sama Ekonomi

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:05 PM Tag: , , ,
  Dubes Indonesia Untuk Bosnia Dan Herzegovina Roem Kono. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id – Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina Roem Kono mendorong peran aktif diaspora Indonesia untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara.

Dalam diskusi berjudul Diaspora sebagai Penunjang Ekonomi Nasional yang berlangsung secara virtual, Selasa (19/10), Dubes Roem Kono mengatakan, peran diaspora penting untuk membantu mempromosikan Indonesia beserta produk-produknya.

“Diaspora jadi agen pemasar potensial produk Indonesia di seluruh dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi sebagaimana dilansir RM.id, kemarin.

Selain itu, lanjut Roem, diaspora Indonesia dapat membantu upaya Pemerintah dalam mengeksplorasi pasar internasional untuk pengembangan bisnis. Apalagi, ia menilai, dalam hal pemasaran dan dukungan Pemerintah untuk pengembangan perdagangan internasional, Indonesia masih tertinggal dibanding China, Vietnam dan Thailand.

“Kelemahan kita adalah kurangnya dukungan sarana prasarana dan promosi. Ini perlu pengaturan yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Peran diaspora dalam kerja sama ekonomi internasional juga ditegaskan CEO 4848 Group, Dadan Irawan Sarpingi, yang menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.

Dia menyampaikan, peran diaspora terbagi menjadi tiga. Yakni sebagai penunjang eks por, pemasok kebutuhan dalam negeri, dan penunjang investasi.

“Tentu saja diaspora juga berperan penting karena mereka lebih mengenal pasar (di negara setempat),” kata Dadan.

Sebagai pemimpin perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan telah merambah ke sejumlah negara, Dadan menyampaikan rencananya untuk melakukan ekspansi bisnis ke Bosnia.

Presiden Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, Kartini Sarsilaningsih, menyambut baik seruan tersebut. Selama ini, kata dia, IDN Global juga telah membantu perusahaan dan UMKM Indonesia untuk memasarkan produk dan jasanya di sejumlah negara.

Tetapi mengingat usahawan diaspora yang jumlahnya terbatas, Kartini mengharapkan adanya upaya Pemerintah, pengusaha, serta asosiasi pengusaha untuk lebih memberdayakan diaspora Indonesia.

Misalnya, ada importir yang sudah punya izin usaha di negara lain, mungkin bisa melatih diaspora dari kalangan profesional, pengajar, pelajar, atau ibu rumah tangga untuk diberdayakan sebagai marketing representatives.

Kartini menegaskan, organisasi diaspora yang dipimpinnya terbuka untuk menjalin kerja sama dengan semua pihak di Tanah air. Termasuk dengan Pemerintah Daerah, yang ingin mempromosikan produk-produk daerahnya di pasar internasional.(*)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di RM.id, dengan judul: “Dubes Roem Kono Ajak Diaspora Indonesia Genjot Kerja Sama Ekonomi“. Pada edisi Kamis, 21 Oktober 2021.
(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar