Sabtu, 16 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Roni Imran Potensial Borong Parpol di Pilkada Gorut

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 20 Oktober 2017 | 20:59 WITA Tag: ,
  


GORUT, hargo.co.id –  Ditengah penantian Indra Yasin terhadap dukungan partai, rupanya Roni Imran diam-diam melancarkan gerilya poltik untuk menjajal dukungan partai politik.

Dari gerilya itu, potensi Roni Imran untuk mendapat dukungan mayoritas parpol mulai terbuka.

Tim Pemenangan Roni Imran, Rahmat Pakaya, mengungkapkan, upaya Roni untuk membangun koalisi besar sangat berpotensi akan terwujud. Ini lantaran rata-rata parpol memberikan signal positif memberikan dukungan terhadap Roni.

BACA  Polsek Boliyohuto Terus Mengimbau Warga Agar Patuhi Protokol Kesehatan

“Komunikasi dengan partai politik terus diperkuat dan ada signal positif dari parpol itu,” tegasnya.

Partai partai yang telah memberikan signal positif yakni Partai Hanura (3 kursi), PPP (3 kursi), Partai Demokrat (2 kursi), Partai Gerindra (2 kursi), PKS (2 kursi) dan tentunya PAN (5 kursi) yang menjadi tempat naungan Roni Imran.

BACA  Polsek Tilongkabila Gencar Razia Protokol Kesehatan Jelang Tahun Baru

“Sampai saat ini komunikasi terus dilakukan. Waktunya kan masih panjang. Mudah-mudahan semua partai ini pada akhirnya memberikan dukungan terhadap Roni,” tambah Rahmat.

Jika keenam partai ini memberikan dukungan maka Roni akan memiliki kekuatan yang sangat besar karena ditopang dengan mayoritas partai dengan total perolehan kursi sebanyak 17 kursi di parlemen Pantura.

BACA  Bantu Warga Miskin Terdampak Covid-19, Polsek Tilongkabila Gelar Bakti Sosial

Bahkan sangat potesial, terjadi perang terbuka antara Golkar dan Non Golkar, jika nantinya tidak ada titik temu wacana pasangan Roni-Thomas.

Lantas siapa yang bakal menjadi pendamping Roni?, wacana paket Roni Imran-Ismail Patamani terus berkembang dan mendapat respon positif dari masyarakat. Pasangan ini dinilai pasangan kolaborasi politikus-birokrat ini sangat ideal untuk kepemimpinan Gorut periode 2018-2021. (idm/hargo)


Komentar