Kamis, 14 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Roni Imran Target Amankan Rekomendasi PPP

Oleh Berita Hargo , dalam Features Gorontalo Headline , pada Rabu, 11 Oktober 2017 | 19:25 WITA Tag: , ,
  


GORUT, hargo.co.id – Obsesi petahana Indra Yasin untuk membentuk koalisi gemuk di Pilkada kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) 2018 mendatang, sepertinya tak akan berjalan mulus.

Karena dalam setiap penjaringan calon bupati yang dilakukan oleh sejumlah partai yang mengoleksi kursi di DPRD Gorut, lawan terberat Bupati Indra Yasin yakni pendampingnya sekarang ini.

Yaitu Wakil Bupati Roni Imran yang juga ikut penjaringan calon papan satu. Setelah bersaing dalam penjaringan calon bupati partai Demokrat, PDIP, Golkar dan PAN, kini rivalitas Indra dan Roni terjadi dalam perburuan rekomendasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hingga penutupan pendaftaran penjaringan PPP, pada akhir pekan lalu, tercatat ada empat figur yang mendaftar dalam penjaringan calon bupati. Yaitu Indra Yasin, Roni Imran, serta dua figur lain masing-masing Hardi Hemeto dan Suhela Rahman. Sementara yang ikut penjaringan calon wakil bupati hanya dua figur masing-masing Thariq Modanggu dan kader PPP Alfian Pomalingo.

BACA  Wagub Gorontalo Minta Kadis Kesehatan Segera Persiapkan Sarana Vaksinasi Civid-19

Sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Gorut Ridwan Badu, kepada Gorontalo Post, Senin (9/10) mengungkapkan, 6 figur yang mendaftar tersebut akan dibawa ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Di tingkat DPW nantinya akan mengikuti fit and proper test.

“Setelah itu, DPW menyerahkan nama-nama tersebut ke DPP untuk selanjutnya mendapatkan rekomendasi,” terang Ridwan.

BACA  Penerapan Protokol Kesehatan Saat Misa Natal Berlangsung Ketat

Peluang ke empat figur yang mendaftar untuk posisi cabup terbuka lebar. Indra Yasin, sebelumnya telah melakukan komunikasi politik dengan jajaran pengurus. Peluangnya terbuka lebar karena ditopang dengan posisinya sebagai petahana. Sama halnya dengan Roni Imran, rival abadi Indra. Roni sejauh ini diketahui memiliki kedekatan yang erat dengan pengurus PPP.

Beberapa waktu lalu Roni juga telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pengurus DPP PPP. Di tingkat wilayah, komunikasi sangat intens dilakukan bahkan sudah ada signal PPP dengan tiga kursinya di parlemen Pantura memberikan dukungan terhadap Roni.

Nama pendatang baru, satu-satunya figur perempuan adalah Suhela Rahman. Meski baru, namun keberadaan Suhela dalam wacana pesta demokrasi Gorut patut diperhitungkan mengingat dirinya satu-satunya kandidat perempuan.

BACA  Bantu Warga Miskin Terdampak Covid-19, Polsek Tilongkabila Gelar Bakti Sosial

Ini tentu akan menjadi kekuatannya tersendiri, dapat menyedot pemilih kalangan perempuan. Nama Hardi juga memiliki peluang, mengingat figur yang pernah mencalonkan diri sebagai Cawabup Gorut berpasangan dengan Thariq Modanggu pada Pilkada lalu, memiliki kekuatan yang patut diperhitungkan oleh PPP.

Untuk dua nama Cawabup, Alfian dan Thariq juga bersaing ketat. Alfian sebagai kader PPP yang kini duduk di DPRD Provinsi Gorontalo bahkan terwacana maju di Pilkada mendatang. Thariq dengan popularitasnya juga bisa menjadi ancaman Alfian untuk mendapatkan rekomendasi partai berlambang Kabah ini. (idm/hargo)


Komentar