Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rp 6 Miliar untuk Kelanjutan Pembangunan Masjid Blok Plan  

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Headline Kab. Gorontalo Utara , pada Minggu, 2 Mei 2021 | 14:05 WITA Tag: ,
  Kondisi Masjid Blok Plan yang bangunannya baru 30 persen. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah mendapat dana sebesar Rp 6 miliar, pembangunan Masjid Blok Plan akan dilanjutkan pada 2021 ini. Maklum, sejak dibangun pada 2018 hingga 2020, realisasi fisik hanya 30 persen. 

Kepastian kelanjutan pembangunan masjid tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Masyarakat (PUPR) Gorontalo Utara (Gorut), Haris Latif pekan lalu. Menurutnya, dengan dana sebesar itu maka realisasi pembangunan akan mencapai 65 persen.

“Pada 2021 ini, Masjid Blok Plan mendapatkan anggaran Rp 6 miliar. Dengan anggaran tersebut, Rp. 6 Milyar, pekerjaannya masuk pada tahap 65 persen. Namun demikian kita akan usahakan sampai dapat dimanfaatkan,” ungkap Haris Latif.

Lalu kenapa pembangunan  tertunda? Haris Latif menegaskan bahwa itu semua dikarenakan anggaran yang minim. Menurutnya, sebelumnya anggaran Rp 10 miliar disetujui, maka Masjid Blok Plan tersebut saat ini sudah dapat digunakan.

Namun demikian Haris Latif tetap optimis untuk pembangunan Masjid Blok Plan akan selesai dilaksanakan sampai rampung. Menurut Haris Latif, kelanjutan pekerjaan masjid tersebut telah ada penandatanganan kontrak, dan untuk waktu pengerjaannya itu cukup panjang yakni selama 210 hari kerja. 

“Untuk kendalanya tentu dari sisi waktu yang cukup tersita yakni terkait dengan kuba yang akan digunakan, karena pemesanannya dari luar daerah,” jelasnya.

Haris Latif menegaskan bahwa pemesanan kuba tersebut tidak langsung serta merta ketika dipesan langsung jadi. Namun masih menunggu waktu pembuatan dan juga waktu pengiriman. 

“Untuk pengerjaan lainnya ada yang harus menunggu kuba datang dan dipasang dulu. Namun juga ada pekerjaan yang dapat dilaksanakan sendiri, dan itu yang akan dipercepat sambil menunggu kuba datang,” kuncinya. (abk/adv/hargo)

BACA  Indra Yasin Minta Segera Lengkapi Data Kebutuhan Guru 

Komentar