Minggu, 9 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



RS Ainun Habibie Siap Merawat Pasien Covid-19

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Selasa, 16 Juni 2020 | 21:05 WITA Tag: , ,
  Pengguntingan pita ruangan isolasi pasien Covid-19 RS Ainun Habibie oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Selasa (16/6/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id GORONTALO – Rumah Sakit (RS) Ainun Habibie siap merawat pasien Covid-19. Ini setelah diresmikannya ruang isolasi bagi warga yang terpapar virus Corona di rumah sakit yang terletak di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Selasa (16/6/2020).

Ruang Isolasi bagi pasien Covid-19 ini memiliki kurang lebih 80 tempat tidur. Letaknya berada di lantai dua bagian timur.

“Saya sangat senang, puas melihat hasil pekerjaannya walaupun sangat singkat tapi sangat lengkap. Mudah-mudahan kurang lebih 80 tempat tidur ini, bisa menampung dan merawat mereka yang terpapar covid-19,” ungkap Rusli dalam sambutannya.

BACA  Hadapi Bencana, Ini Anjuran Wagub Gorontalo

Sejauh ini di Gorontalo baru memiliki satu rumah sakit rujukan yaitu Rumah Sakit Aloei Saboe. RS milik Pemkot Gorontalo itu kapasitas dan SDM nya masih terbatas. Tenaga ahli dokter paru hanya dua orang dengan tempat tidurnya hanya 90 buah untuk pasien covid-19.

“Nah ini kita kebut. Teman-teman dari BPKP sudah menyanggupi, begitu pula dengan pihak Kejaksaan, dokter, kepala rumah sakit. Kita alokasikan dana di sini khusus untuk persiapan rumah sakit rujukan yang kedua. Saya lihat juga alhamdulillah komitmen dari para dokter, perawat, mereka sangat siap untuk melayani pasien terpapar covid 19. Fasilitasnya juga sangat bagus,” tambah Rusli.

BACA  Sekda Apresiasi Lomba Bercerita Tingkat SD

Ia berharap, pengembangan RS Ainun menjadi rumah sakit tipe B bisa terwujud sebelum masa kepemimpinannya berakhir tahun 2022 nanti. RS Ainun akan dikembangkan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Kita ambil contoh di China itu. Pas covid mewabah di Kota Wuhan, pembangunan rumah sakit China luar biasa cepat, hanya 10 hari. Ini kenapa saya selalu katakan RS Ainun sangat penting untuk Gorontalo. Saat-saat pasien banyak seperti ini, tentu saja rumah sakit sangat diperlukan,” tandasnya.

BACA  Masyarakat Gorontalo Utara Tak Butuh Program Pencitraan

Dua ruang isolasi khusus covid-19 tersebut terbagi dua, yakni ruang isolasi A dan ruang isolasi B. Gedung dilengkapi hepafilter, ruangan bertekanan negatif, dua ruangan ICU dengan alat ventilator dan x-ray mobile, CCTV dan lainnya.

Gedung berkapasitas 70-80 tempat tidur itu menelan anggaran Rp25,7 miliar. Gedung yang dilengkapi ruang dokter dan perawat itu dibuat terpisah dengan ruang perawatan penyakit umum lainnya.

Saat ini RS Ainun memiliki 229 tenaga kesehatan. Rinciannya dokter spesialis 20 orang, perawat 152 orang dan bidan 57 orang.(adv/rwf/hg)


Komentar