Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



RSAS Datangkan Tiga Dokter Spesialis

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Saturday, 6 January 2018 | 12:19 PM Tags: ,
  

Gorontalo, Hargo.co.id – Seluruh rumah sakit yang ada di Provinsi Gorontalo terutama Rumah Sakit Alosei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo sebagai rumah sakit rujukan regional Sulawesi bagian utara masih minim dokter spesialis.

Untuk itu, tahun ini pihak RSAS Kota Gorontalo berupaya mendatangkan tiga dokter spesialis yakni spesialis bedah urologi, spesialis bedah tumor dan forensik. Direktur Rumah Sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo dr. Andang Ilato mengatakan, saat ini RSAS belum tersedia Dokter Spesialis Urologi untuk menangani penyakit ginjal. Belum tersedianya dokter spesialis ini dikarenakan kebutuhan dokter urologi di seluruh Indonesia yang belum cukup untuk di tugaskan ke daerah-daerah.

Maka rumah sakit di daerah-daerah harus menunggu dokter yang akan di datangkan dari Kementerian Kesehatan di Jakarta, termasuk rumah sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo.dr. Andang juga menambahkan, jika terdapat pasien yang menderita penyakit tersebut, maka pihaknya harus memberikan rujukan kepada pasien untuk ke luar daerah melakukan pembedahan.

Adapun untuk mengatasi kekurangan dokter urologi tersebut, upaya yang dilakukan adalah dengan cara mengirim dokter umum untuk belajar pendidikan spesialis urologi tersebut.

Tetapi sampai saat ini belum ada dokter umum yang mau untuk dikirim belajar. “Upaya lain adalah kami sudah mengirimkan permintaan penambahan dokter spesialis urologi, bedah tumor, dan Forensik melalui Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo namun sampai saat ini belum ada jawaban,”ungkap Andang.

Adapun untuk kekurangan dokter spesialis urologi, bedah tumor, dan forensik yang belum terpenuhi, diakui Andang tidak mempengaruhi akreditas rumah sakit aloe saboe sendiri.

Pasalnya, rumah sakit sudah terpenuhi 17 spesialis yang merupakan standar yang ada dalam akreditasi tersebut. Untuk mengatasi hal ini di tahun 2018 akan kami upayakan agar bisa melakukan ikatan kontrak dengan dokter spesialis urologi untuk di datangkan ke rumah sakit ini.

Pihaknya juga sangat mengharapkan untuk bisa mendatangkan dokter yang spesialis urologi yang tetap untuk bisa bekerja maksimal di rumah sakit ini. “RSAS juga sangat membutuhkan dokter ahli forensik sebab dokter forensik di Indonesia baru 200 orang, selain spesialis urologi”, ujar Andang. (tr 59)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar