Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rum-Rusliyanto Siapkan Kejutan

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo , pada Jumat, 3 November 2017 | 13:25 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Salah satu kandidat calon walikota-wakil walikota Gorontalo, Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa, hingga kini belum menggeber sosialisasi ke masyarakat. Karena masih konsentrasi untuk mendapatkan partai yang akan digunakan sebagai kendaraan politik di Pilwako 2018 mendatang.

Sementara kandidat lain yang bakal menjadi pesaing Rum-Rusliyanto di Pilwako seperti, pasangan Adhan Dambea-Charles Budi Doku (AD-CBD) dari jauh hari sudah intens turun ke masyarakat. Bahkan, duet AD-CBD menargetkan sudah menuntaskan sosialisasi di seluruh kelurahan di Kota Gorontalo pada Desember nanti. Begitupun figur petahana Marten Taha yang dalam kapasitasnya sebagai Walikota, memang selalu rajin memantau kondisi pelayanan pemerintahan sampai ke tingkat kelurahan.

BACA  Idah Syahidah Ajak Masyarakat Gorontalo Dukung Program Kemensos RI Cegah Stunting

Meski dipastikan terlambat bergerak, Rum-Rusliyanto merasa tak khawatir. Karena pasangan yang bakal diusung koalisi PDIP-PPP itu, sudah menyiapkan kejutan untuk bisa mengejar popularitas dan elektabilitas para pesaing karena sudah lebih dulu turun ke masyarakat. “Kami tidak khawatir soal itu (terlambat sosialisasi.red). Karena kami sudah menyiapkan pola dan strategi khusus.

BACA  Syukuran HUT Gubernur Gorontalo Dilakukan Secara Virtual

Dan itu bisa jadi kejutan,” ungkap Rusliyanto Monoarfa.Namun Rusliyanto masih merahasiakan pola dan strategi khusus tersebut. Yang pasti bentuk sosialisasi yang akan dilakukan oleh pasangan Rum-Rusliyanto akan sedikit berbeda dengan para kandidat lain. “Polanya sudah akan menyesuaikan dengan perkembangan zaman di era milenial sekarang ini,” jelasnya.

Memutuskan untuk ikut Pilwako, Rum-Rusliyanto mengusung tageline ‘saatnya kota Gorontalo berubah’. Rusliyanto mengatakan, tageline ini sesuai dengan semangat mereka untuk membawa perubahan drastis terhadap pembangunan Kota Gorontalo. “Yang akan kami lakukan adalah revolusi pembangunan. Harus ada re-orientasi ulang terhadap konsep dan strategi pembangunan Kota Gorontalo,” jelasnya.

BACA  Gubernur Gorontalo Terus Ingatkan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Reorientasi ini diperlukan untuk mendudukan Kota Gorontalo pada porsinya sebagai Kota yang harus mengandalkan sektor jasa untuk meningkatkan daya saing daerah. Agar, Kota Gorontalo bisa bisa sejajar dengan kota-kota lain di Sulawesi yang sudah maju seperti Manado dan Makasar. “Makanya harus ada pembaruan total dan menyeluruh,” pungkasnya. (rmb/hg)


Komentar