Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rumah Makan dan Tempat Hiburan Diminta untuk Tidak Beroperasi di Bulan Puasa

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 18 Mei 2017 | 11:36 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, Limboto – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Forry Naway menghimbau kepada seluruh pemilik rumah makan dan penjual Kue, agar memeperhatikan menu makanan yang akan dijual pada saat bula Ramadhan Nanti, selain itu bagi para penjual makanan dan tempat hiburan diharapkan untuk tidak melakukan aktifitasnya saat bulan puasa. Hal ini disampaikan Forry saat diwawancarai disela-sela kegiatannya, Rabu (17/5).

Kepada sejumlah wartawan Fory menegaskan, pada bulan Ramadhan semua pelaku usaha kantin ataupun rumah makan diminta untuk tidak menjual di siang hari, hal ini sebagai bentuk penghargaan bagi orang yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Fory juga meminta kepada pemerintah daerah ataupun instansi terkait agar melakukan pengawasan dan penertiban kepada mereka ataupun pemilik rumah makan, yang sengaja melakukan aktifitas penjualan disiang hari saat bulan puasa.

BACA  Bahas Pengelolaan Pertambangan, Gubernur Gorontalo Temui Dirjen Minerba

” Kita bukan bermaksud untuk menghalangi orang mencari nafkah, tetapi pada bulan puasa sudah seharusnya kita menghargai orang lain yang sedang menjalankan ibadah puasa, apalagi daerah ini mayoritas penduduknya muslim, jadi saya minta kepada pemilik rumah makan untuk tidak menjual disiang hari.” Tegas Forry

Selain melarang untuk menjual disiang hari, Fory juga berharap agar pada pedagang kue untuk lebih mempehatikan kwalitas makanan yang dijual. Menurutnya kanduangan bahan makanan harus benar-benar terjamin dan diperhatikan sterilisasinya.

BACA  Digelar Virtual, RAT KPRI Wiyowa Dibuka Wagub Idris Rahim

” Kami minta, makanan atau kue yang dijual lebih mengutamakan keseimbangan gizi dan sterilisasi. Hal ini sangat penting karena jika tidak, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi masyarakat terutama bagi mereka yang berpuasa.” Tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gorontalo, Husain Ui saat dikonfirmasi menegaskan, pihaknya selaku pemerintah daerah akan melakukan penertiban bagi rumah makan dan tempat hiburan malam yang sengaja melakukan aktifitasnya saat bulan puasa.

BACA  Peringati HPN, Wartawan dan Polisi di Gorontalo Menyapa Pemulung

Selain rumah makan dan tempat hiburan, penertiban juga akan dilakukan terhadap penjualan minuman keras serta Kos-kosan yang ada di Wilayah Kabupaten Gorontalo.

” Menjelang Bulan Ramadhan hingga selesai Bulan Ramadhan, kita akan melakukan penertiban bagi semua rumah makan dan tempat hiburan yang sengaja buka di saat bulan puasa. Dan untuk itu kita akan membuat surat edaran kepada semua pemulik rumah makan dan tempat hiburan untuk tidak membuka usahanya disiang hari dan baru bisa buka setelah jam 5 sore.” Tegas Husain. (rvg/hg)


Komentar