Kamis, 30 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rusli Habibie: Kearifan Lokal Gorontalo Bisa Cegah Covid-19

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Minggu, 21 Juni 2020 | 06:05 WITA Tag:
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan bantuan bahan pangan kepada 750 KPM di Kecamatan Buntulia, di Kantor Camat Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (20/6/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id GORONTALO – Beragam cara yang diterapkan di era new normal tidak jauh berbeda dengan kearifan lokal masyarakat Gorontalo di zaman dahulu kala.

Contohnya, pelaksanaan doa arwah (Doa Aruwa) yang dilaksanakan mulai dari hari ke-3 hingga 40 untuk mendoakan orang yang meninggal. Pasti ada garam dan juga rica (red- cabe). Zat yang terkandung dalam garam mampu untuk menghancurkan corona. Sementara rica mengandung vitamin C yang banyak.

“Saya katakan kepada teman-teman, di Gorontalo sebenarnya ada kearifan lokal jaman dulu. Salah satunya adalah cara makan. Coba kita perhatikan di jaman dulu kalau kita makan, orang tua kita menyediakan di atas meja itu garam dan rica,” kata Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat menyerahkan bantuan bahan pangan bersubsidi secara simbolis kepada perwakilan penerima 750 KPM di Kecamatan Buntulia, di Kantor Camat Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (20/06/2020).

BACA  Akun Facebook Atas Nama Rusli Habibie, Masih Marak

Lanjut katanya, jika kita menghadiri pesta, tamu undangan itu disajikan dengan cengkeh. Cengkeh itu juga musuh corona. Ada pula Beleuto, yaitu sarung yang digunakan untuk menutupi wajah.

BACA  Sejumlah Pesohor Huni ‘Line Up’ DPD Partai Golkar Gorontalo

”Saya ingat orang jaman dulu, keluar dari rumah, ibu-ibu atau cewek-cewek itu memakai sarung menutupi wajah hingga kepala, dan sekarang kita pakai masker. Kurang lebih hampir mirip. Ini yang harus kita hidupkan kembali. Jadi kita menuju kehidupan baru tetapi juga adalah kehidupan jaman dulu Gorontalo,” urai Rusli Habibie.

Pada kesempatan tersebut, Rusli Habibie mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat memasuki new normal life atau adaptasi kehidupan baru.

BACA  Gubernur Undang Presiden Jokowi ke Gorontalo

“Corona sampai sekarang belum ada obatnya, belum ada vaksinnya, jadi masih berbahaya, tetap patuhi aturan,” ajak gubernur.

Selain penyerahan bantuan bahan pangan bersubsidi, gubernur juga menyerahkan bantuan jagung hibrida untuk Kabupaten Pohuwato seluas 24.500 Ha, dan khusus Kecamatan Buntulia seluas 1.556 Ha. Sementara bantuan ternak kambing se Kabupaten Pohuwato berjumlah 51 ekor, khusus untuk Kecamatan Buntulia 16 ekor.(adv/rwf/hg)


Komentar