Rabu, 26 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rusli Habibie Tinjau Gilingan Padi Modern di Gorontalo Utara

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Minggu, 5 Desember 2021 | 08:05 AM Tag: ,
  Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat mengecek beras hasil gilingan padi modern atau Rice Milling Unit (RMU), yang baru saja diresmikan dan beroperasi di Desa Pulahenti, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (04/12/2021).

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie didampingi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljady Mario, melakukan peninjauan gilingan padi modern atau Rice Milling Unit (RMU). Itu merupakan milik Kelompok Tani Setia Kawan, yang ada di Desa Pulahenti, Kecamatan Sumalata, Gorontalo Utara, Sabtu (04/12/2021). 

RMU Modern sendiri diberikan dari bantuan yang bersumber pada APBD Provinsi Gorontalo. Bantuan alat mesin pertanian (pasca panen) diberikan pemprov guna mendukung proses pengolahan gabah menjadi beras dengan kualitas terbaik atau premium. 

“Hari ini saya meninjau gilingan padi modern. Kenapa saya katakan modern? Karena dulu pernah petani mengeluh ke saya, pak gubernur, beras kami tidak laku, kalah dengan beras yang dari Sulteng dan Sulsel. Setelah saya bincang – bincang dengan kepala dinas, ternyata yang kurang bagus itu gilingan dan kualitas padi. Setelah saya coba di Tilongkabila, berhasil dan akhirnya harga beras jadi naik dan petani diuntungkan, maka setiap kabupaten saya kasih RMU,” kata Rusli Habibie. 

Alat penggilingan modern yang dibeli dengan dengan harga Rp 370 juta ini mampu menghasilkan beras premium dengan kapasitas produksi 8 ton per hari dengan 8 jam kerja atau 1 ton per jam. Gilingan padi RMU ini dilengkapi dengan husker, polisher, separator, elevator, motor penggerak dan rice grader. 

“Mudah mudahan ini menjadi tempat penggilingan padi petani – petani di sini. Boleh juga yang dari Biau, Buloila, dan Tolinggula juga di bawah ke sini,” tandas Rusli Habibie. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 24 times, 1 visits today)

Komentar