Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rutin Gowes, Komunitas Ini Tetap Kedepankan Protokol Kesehatan

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Pohuwato , pada Sabtu, 10 Oktober 2020 | 21:35 WITA Tag: , , ,
  Ketua BigGowes, Dr. Marten Bunga.,S.H.,M.H. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Member BigGowes Comunity tetap menerapkan protokol kesehatan meski menyalurkan hobinya yakni bersepeda setiap akhir pekan.

Demikian penyampaian Ketua BigGowes Comunity, Dr. Marten Bunga.,S.H.,M.H, Sabtu (10/10/2020).

“ Kami memang secara rutin melaksanakan Gowes setiap sabtu dan minggu, Namun saat momen tersebut tentunya kami tidak sembarangan melakukannya mengingat adanya wabah covid-19,” Ujar Marten.

Menurut Marten, menerapkan protokol kesehatan adalah sebuah kewajiban
bagi member BigGowes. Sebab, organisasi yang dipimpinnya itu, telah berkomitmen untuk mematuhi Regulasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah dalam rangka untuk menegakkan Protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

BACA  Resmi Ditetapkan, Ini Nomor Urut Paslon di Pilkada Pohuwato

“ Jadi setiap kami akan melakukan Gowes kami selalu mematuhi Protkes dalam hal ini Memakai masker meskipun pada prinsipnya Gowes dilakukan di alam terbuka, entah itu dalam tema Gowes menyatu dengan Alam (Trek di pegunungan) ataupun menyatu dengan Perkotaan saya selalu menerapkan Penggunaan Protokol kesehatan keanggota BigGowes,“ Jelasnya.

BACA  Launching 20 Program Gratis, SMS Jawab Harapan Masyarakat Pohuwato

Ia juga menjelaskan pada saat Gowes selesai mereka tidak lagi melaksanakan kegiatan-kegiatan tambahan sehingga tidak membuat kerumunan. Adapun saat istrahat berlangsung marten mengaku mereka menerapkan Long distance dengan memberikan jarak 2 meter kepada setiap anggotanya.

“ Selain itu setiap kami selesai melakukan gowes ataupun dalam keadaan sedang istrahat kami tidak duduk berdekat-dekatan dengan membatasi jarak sekitar 2 meter, dan jika sudah selesai kami langsung membubarkan diri jadi kami tidak melakukan hal-hal seperti ngumpul-ngumpul atau nongkrong. Karena bagaimanapun juga kita kan tidak bisa menjamin bahwa ada sebagian dari anggota kita yang istilahnya Orang Tanpa Gejala (OTG) misalnya juga ada yang sudah terpapar ataupun yang sudah pernah terpapar. Makanya untuk menghindari penyebaran Virus ini saya menekankan kesetiap anggotat agar tetap mematuhi Protkes,” jelas Marten panjang lebar.(HARGO)

BACA  SMS: Program Beasiswa Hafidz untuk Wujudkan Santri Gemilang

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar