Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Saat Konferensi Pers, Menteri Mongolia Bakar Diri

Oleh Aslan , dalam Headline Kabar Dunia , pada Selasa, 22 Agustus 2017 | 21:12 WITA Tag: ,
  Ketua Dewan Serikat Buruh Mongolia bakar diri saat konfrensi pers


Hargo.co.id MONGOLIA– Sebuah video pria bakar diri viral di media sosial sejak minggu kemarin. Pria itu bakar diri saat melakukan konferensi pers di depan para wartawan.

Insiden tersebut semakin heboh setelah beredar kabar bahwa pria yang bakar diri itu adalah Perdana Menteri Mongolia, Chimed Saikhanbileg. Ia dikabarkan bakar diri karena gagal membangun 100.000 rumah dalam setahun.

“Perdana Menteri Mongolia berjanji akan membangun 100.000 rumah dalam setahun. Dan jika tdk dapat memenuhi janjinya akan membakar dirinya. Ternyata hanya bisa membangun 70.000 rumah. Lihat apa yg dilakukan saat Konferensi Pers,” demikian kalimat pengantar video pria bakar diri yang beredar di media sosial.

BACA  Deklarasi Patuh Perda Protokol Kesehatan Digelar di Gorontalo

Dari penelusuran pojoksatu.id, pria yang membakar dirinyaitu bukan Perdana Menteri Mongolia, melainkan Ketua Dewan Serikat Buruh Solidaritas Mongolia, S Erdene.

Erdene membakar dirinya karena kecewa kepada pemerintah. Erdene yang sedang duduk dengan tenang dalam sebuah konferensi pers, tiba-tiba menuangkan cairan yang mudah terbakar di sekitar kepalanya.

“Pemerintah tidak lagi mendukung perusahaan kami, keluarga pekerja terpaksa kelaparan. Inilah sebabnya saya akan membakar diri untuk rakyat Mongolia dan anak-anak kita,” ujar Erdene sesaat sebelum bakar diri.

BACA  Ini Alasan Paslon Nomor 4 Tak Hadiri Debat Pilkada Bone Bolango

Erdene kemudian menyalakan api dan mulai membakar dirinya sendiri. Dia langsung terjatuh kesakitan ketika api mulai menjalar di hampir di seluruh tubuhnya.

Para wartawan di ruang konfrensi pers pun panik. Namun mereka tetap merekam insiden bakar diri itu.

Beberapa orang terlihat berusaha memadamkan api menggunakan dengan jaket mereka. Namun, usaha mereka sia-sia.

Beberapa saat kemudian, seseorang datang memadamkan api menggunakan cairan pemadam kebakaran.

Erdene langsung dilarikan ke Pusat Penelitian Trauma dan Ortopedi Mongolia. Dia diketahui menderita luka bakar di lebih dari 40 persen tubuhnya.

Namun saat ini dilaporkan bahwa Erdene sudah dalam kondisi yang stabil, setelah pulih dari luka-lukanya akibat terbakar.

BACA  Terbukti, Kerumunan Menciptakan Klaster Covid-19

Sementara itu, Perdana Menteri Mongolia, Chimed Saikhanbileg, yang juga merupakan pendiri perusahaan pertambangan, membayar tagihan medis Erdene.

Aksi Erdene membakar diri merupakan bagian dari protesnya, setelah Mongolia mempertimbangkan untuk menjual saham dari beberapa perusahaan tambang batu bara kepada China.

Hal itu yang membuat para penambang dan pekerja lainnya, takut jika mereka nantinya akan dipaksa keluar dan kehilangan pekerjaan mereka. (*/hg)

Insiden pria Mongolia bakar diri itu terjadi pada November tahun 2015 lalu. Berikut videonya:


Komentar