Selasa, 20 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Saatnya Traffic Light di Gorontalo Dilengkapi Ruang Henti Khusus

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 28 Maret 2021 | 12:05 WITA Tag: , ,
  Salah satu traffic light di Bandung yang sudah dilengkapi dengan Ruang Henti Khusus. Nampak rapi. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Saat ini, sejumlah traffic light di Gorontalo sudah dilengkapi CCTV guna merekam pelanggar lalulitas yang mungkin tak sempat dipantau petugas. Itu lantas membuat pengguna jalan yang akan melintas di traffic light harus lebih waspada.

Namun, ada sesuatu yang masih kurang bagi traffic light/lampu lalulintas di Gorontalo sendiri, yakni Ruang Henti Khusus (RHK). Padahal, bagi beberapa daerah yang ada di Indonesia, RHK sudah menjadi sesuatu yang sudah biasa ditemui di beberapa perempatan jalan, salah satunya.

Perlu dijelaskan bahwa RHK sendiri adalah salah satu cara pengaturan lalu lintas dengan mengatur antrian sepeda motor atau lebih saat sedang berhenti di Traffic light. Selama lampu sedang berwarna merah, sehingga tidak menyebabkan penumpukan kendaraan yang berlebihan dan juga agar kondisi kendaraan saat sedang berhenti di lampu lalulintas dapat sedikit teratur.

BACA  Ini Harapan Wagub Untuk TP PKK di Provinsi Gorontalo

Ruang Henti Khusus sendiri di beberapa daerah lain diberi tanda dengan cat merah. Sehingga dengan tanda tersebut yang dibolehkan untuk berhenti pada area cat yang berwarna merah hanyalah kendaraan roda dua. Bagi pengendara mobil/roda empat jika berhenti di area tersebut, maka sudah dihitung sebagai pelanggar.

Di Gorontalo sendiri, tanda Ruang Henti Khusus bagi pengguna jalan bahkan tidak ada. Sehingga membuat beberapa kendaraan roda dua dan roda empat seringkali tidak beraturan saat sedang berhenti di lampu lalulintas. Bahkan beberapa kali akibat hal tersebut sering terjadi kecelakaan.

Salah seorang pengendara sepeda motor ketika diwawancari mengatakan, bahwa ia sangat setuju dan mendukung jika nantinya akan ada Ruang Henti Khusus bagi pengguna jalan saat melintasi ataupun sedang berhenti di lampu lalulintas. Sebab ini akan sangat memberikan banyak manfaat bagi para pengendara terlebih khususnya bagi pengedara sepeda motor agar tidak berhamburan dengan kendaraan lain saat sedang berhenti di traffic light.

BACA  Gubernur Gorontalo Jamu Bupati Mitra dengan Offroad
Salah satu traffic light di Gorontalo yang belum dilengkapi dengan Ruang Henti Khusus. Nampak tak beraturan. (Foto Istimewa)
Salah satu traffic light di Gorontalo yang belum dilengkapi dengan Ruang Henti Khusus. Nampak tak beraturan. (Foto Istimewa)

“Bagi saya pribadi, saya sangat setuju, jika pihak terkait menyiapkan ruang henti khusus bagi kami para pengguna jalan khususnya pengendara roda dua. Beberapa kali sering terjadi kecelakaan di lampu lalulintas hanya karena tidak beraturan kendaraan saat berhenti,” ujar Erwin salah seorang pengendara sepeda motor ketika diwawancarai.

Kondisi lalulintas di Gorontalo beberapa kali memang terlihat cukup sembaraut pada saat sedang berhenti di lampu lintas. Apalagi saat tidak ada petugas bahkan ada beberapa kendaraan yang saling senggol hanya karena ingin ada di bagian paling depan saat berhenti di traffic light.

BACA  Nelson Pomalingo Izinkan Pasar Senggol, Ini Syaratnya 

“Saya juga beberapa kali pernah hampir mengalami kecelakaan di lampu lalulintas saat hendak melintas di jalan ketika di lampu sudah hijau. Hanya karena beberapa mobil langsung tiba-tiba melintas secara cepat di depan saya. Ini salah satu penyebabnya karena tidak dipisahkan posisi mobil dan sepeda motor saat berhenti di lampu lalulintas,” tambah Erwin.

Dengan begitu maka saat lampu hijau sepeda motor akan bergerak terlebih dahulu, lalu disusul oleh mobil. Sebab bentuk pengaturannya nanti kendaraan bermotor akan ada di bagian depan dan kendaraan roda empat akan ada di bagian belakang. (alwi/ung/hargo)


Komentar