Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sadis! Setelah Dipenggal Sandera Abu Sayyaf itu Dibuang di Depan Anak-anak

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Dunia , pada Selasa, 26 April 2016 | 17:14 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id MANILA – Warga di Jolo City, Pulau Jolo, selatan Filipina geger. Senin (25/4) malam, sekitar pukul 19.30 waktu setempat, warga menemukan kantong plastik yang kemudian diketahui berisi bagian tubuh dari warga negara Kanada, yang selama tak kurang dari tujuh bulan belakangan ini berstatus SANDERA ABU SAYYAF.

BACA  Serbu Gedung Kongres, 52 Pendukung Donald Trump Ditangkap

“Seorang pengemudi sepeda motor melemparkan kantong plastik di jalan di depan lima anak-anak yang bermain sekitar 7:30 pm. Saat itu listrik mati. Ketika lampu kembali terlihat bahwa ada darah di kantong plastik dan polisi dipanggil,” ujar ketua palang merah Filipina, Dick Gordon, seperti dikutip dari National Post, Senin (25/4).

BACA  Diblokir Facebook, Twitter dkk, Donald Trump Murka

Setelah diidentifikasi, benar adanya, korban adalah John Ridsdel, berusia sekitar 68 tahun. Ridsdel adalah satu dari kelompok sandera bersama satu Kanada lainnya, Robert Hall (50), lalu satu WN Filipina Tess Flor (48) dan satu WN Norwegia Kjartan Sekkingstad (56). Empat orang ini diculik dan ditahan sejak September tahun lalu dari pembajakan kapal di perairan Mindanao.

BACA  Soal Varian Baru Covid-19, Ini Aturan dari Satgas

Hingga kini, nasib tiga sandera dari ‘kelompok’ ini belum diketahui. Sangat kuat dugaan, kejadian ini merupakan bukti dari ancaman kelompok Abu Sayyaf yang berjanji akan mengekseskusi sandera andai tebusan yang mereka minta tak kunjung tersedia. (adk/jpnn)


Komentar