Safety Riding, Upaya BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pesertanya dari Lakalantas 

Kepala BPJSTK Cabang Gorontalo Teguh Setiawan memberi sambutan pada sosialisasi Safety Riding yang dihadiri Tim Safety Riding Honda Erland Tri. Rabu,(18/9). Di Warunk Up Normal Kota Gorontalo. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) terbilang cukup tinggi. Tercatat, pada 2018 setidaknya ada 28 ribu korban lakalantas yang meninggal dunia.

Satu sis, pengendara roda dua dan umumnya berusia produktif antara 29-55 tahun adalah penyumbang terbesar angka lakalantas. Angka ini belum termasuk yang mengalami luka berat atau ringan.

Guna meminimalisir hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Cabang Gorontalo bekerjasama dengan PT. Daya Adi Wisesa Manado (Dealer Motor Honda) menggelar sosialisasi Safety Riding, bagian dari upaya Program Promotif Preventif BPJSTK.

Kendati demikian, Safety Riding ini menjadi ‘bonus’ dari BPJSTK untuk melindungi pesertanya dari resiko sosial ekonomi akibat lakalantas. Kegiatan ini diikuti Komunitas Mitra Gojek, perwakilan Dealer Yamaha dan KSU Mekar Jaya. Rabu,(18/09/2019) di Warunk Up Normal Kota Gorontalo.

Kepala BPJSTK Cabang Gorontalo Teguh Setiawan menjelaskan, sesuai amanat Undang-undang, BPJSTK wajib memberikan perlindungan kepada pesertanya melalui 4 program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) dan program ini tentu memberi manfaat yang besar bagi pesertanya.

Erland Tri.Tim safety riding Honda DAW saat memberikan materi keselamatan berlalu lintas. (Foto Istimewa)

“Pekerja harus dilindungi dari segala aspek, tidak hanya begitu terjadi kasus baru diberi tahu. Walau pengobatan dan perawatan ditanggung oleh BPJSTK tetap tidak enak rasanya ketika mengalami dampak dari lakalantas,” jelas Teguh Setiawan.

Human error atau perilaku yang tidak menjaga keamanan dan keselamatan menjadi faktor utama penyebab lakalantas selain kendaraan dan lingkungan. Olehnya, melalui Safety Riding ini dirinya berharap adanya target peningkatan kesadaran pengendara khususnya peserta BPJSTK dalam berlalu- lintas.

“Safety riding ini merupakan tahap awal dan akan berkelanjutan yang merupakan bagian dari program JKK. Bagaimana meminimalisir resiko kasus kecelakaan yang terjadi dijalan raya. Selanjutnya bagaimana pekerja dapat menjalani tugasnya dengan nyaman sehingga profit pekerja meningkat,” tukasnya.

Sementara itu, Erland Tri selaku Tim Safety Riding Honda DAW menuturkan,dirinya sangat antusias dalam memberikan materi safety riding yang tentunya sangat bermanfaat untuk bekal berkendaraan yang aman dan nyaman.

“Safety riding ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Gorontalo untuk lebih peduli bagaimana berkendaraan dengan aman. Pesan saya khususnya bagi teman-teman Gojek adalah intinya memberikan pelayanan terbaik dan untuk selalu hati-hati dijalan,” tutup Erland.  (adv29/hg)

-