Senin, 18 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sah, Pilgub Tiga Pasang Berkas ZIHAD, NKRI, HATI Memenuhi Syarat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:50 WITA Tag: , , , , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Meski KPU belum menetapkan pasangan calon (paslon) yang akan bertarung di Pilgub Gorontalo 2017 mendatang, namun hampir dapat dipastikan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur hanya akan diikuti tiga paslon.

Yaitu pasangan Zainudin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD) yang diusung PAN, Hanura dan PKS, Rusli Habibie-Idris Rahim (NKRI) yang diusung Golkar dan Demokrat serta Hana Hasanah-Toni Junus (HATI) diusung Koalisi PDIP, PPP, PKB dan Gerindra.

Tiga paslon ini akan menjadi kontestan Pilgub setelah berkas pencalonan yang telah diajukan ke KPU dinyatakan memenuhi syarat.

BACA  Bawaslu Kabgor Akui Rakernis Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Kesimpulan itu diambil KPU Provinsi Gorontalo setelah melakukan penelitian berkas melalui tim pokja. Dan diputuskan dalam rapat pleno KPU Provinsi Gorontalo, Senin (10/10).

Saat diwawancarai Gorontalo Post, Ketua KPU Provinsi Muhammad N Tuli mengatakan, dengan putusan ini maka ketiga paslon lolos melalui tahapan verifikasi administrasi persyaratan calon. Dan, bisa mengikuti tahapan selanjutnya.

“Ketiganya dinyatakan lolos, tahapan selanjutnya menunggu tanggapan dari masyarakat hingga penetapan calon tanggal 24 Oktober 2016 mendatang,” ujarnya.

BACA  Polri Siap Kawal Pendistribusian Vaksin Covid-19 di Gorontalo

Lebih lanjut Muhammad N Tuli mengungkapkan, KPU Provinsi Gorontalo hingga saat ini masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat Gorontalo untuk berpartisipasi aktif pada hari pencoblosan Pilgub Gorontalo yang dijadwalkan berlangsung Februari 2017 mendatang.

Selain itu, dalam waktu dekat, KPU Provinsi Gorontalo juga akan menggelar sosialisasi alat peraga kampanye, kapada masing-masing tim kampanye para calon.

Terkait dengan mekanisme pemberian tanggapan dari masyarakat, Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Ahmad Abdulah, mengatakan, masyarakat harus memberikan tanggapan secara tertulis kepada KPU. “Dan tanggapan itu harus diberikan sebelum penetapan pasangan calon pada 24 Oktober,” jelasnya.

BACA  Polsek Boliyohuto Terus Mengimbau Warga Agar Patuhi Protokol Kesehatan

Seperti diketahui, saat pendaftaran Cagub-Cawagub beberapa waktu lalu, ada empat bakal calon yang mendaftar. Selain ketiga paslon yang diusung partai politik yaitu pasangan ZIHAD, NKRI dan HATI, ada satu pasangan calon independent yang juga mendaftar. Yaitu duet Djamrudin Maloho-Muchtar Darise. Namun calon perseorangan ini tidak memenuhi persyaratan dukungan. (tr-45/hargo)


Komentar