Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sahroni: UU ITE Seharusnya Untuk Melindungi Rakyat

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Senayan , pada Jumat, 6 November 2020 | 01:05 WITA Tag: ,
  Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengatakan, UU ITE itu seharusnya untuk melindungi rakyat, (dok DPR RI)


Hargo.co.id, JAKARTA – Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan kejadian penahanan Badru, seorang pria di Lebak, Banten yang harus ditahan selama dua hari di kantor polisi, lantaran ia mendekam di kantor polisi karena mengunggah video seorang ibu yang hendak melahirkan di kampungnya namun harus ditandu sejauh tiga kilometer.

Unggahan ini kemudian membuat berang pemerintah desa karena dinilai mencemarkan nama baik dan berbuntut dibawanya Badru ke Polsek Penggarangan.

BACA  Pasca Pandemi, Fadel Muhammad Ajak Perkuat Pertanian dan Perikanan

Menanggapi kejadian ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengatakan, dirinya mengecam tindakan pemerintah desa dan polisi tersebut. Sahroni menyebut, reaksi keduanya terhadap unggahan Badru sangatlah tidak masuk akal.

“Ini hal yang tidak masuk akal. UU ITE yang seharusnya untuk melindungi rakyat, malah digunakan untuk mengkriminalisasi dan membungkam aspirasi warga,” ujar Sahroni sebagaimana dilansir JawaPos.com, Kamis (5/11).

Sahroni juga menambahkan, bahwa dalam menangani kejadian ini, polisi seharusnya bisa lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan. Terlebih unggahan Badru sebenarnya merupakan bentuk keluhan dan uneg-uneg warga atas kondisinya.

BACA  DPR Desak Pemerintah Jegal Manuver Terbaru Israel

“Polisi juga seharusnya lebih selektif dalam mengaplikasikan UU ITE. Jadi harus dilihat konteksnya. Jangan asal ada laporan langsung ditindak,” katanya.

Menurut Sahroni, berbagai laporan yang masuk ke polisi, terutama yang berkaitan dengan suara rakyat haruslah benar-benar diteliti sebelum diambil tindakan. Karena
polisi kan tugasnya mengayomi dan melindungi masyarakat.

BACA  Jumlah WNI Terpapar Covid-19 Meningkat, Ini Kata Bamsoet

“Jadi apapun yang berhubungan dengan suara dan aspirasi rakyat harus betul-betul dipahami. Kalau ada laporan yang nggak masuk akal atau menindas dan membungkam suara rakyat, ya jangan dilayani,” pungkasnya.(dr/gw/jawapos/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “Sahroni: UU ITE Jangan Dipakai Menindas Rakyat“. Pada edisi Kamis, 05 November 2020.

Komentar