Jumat, 18 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Umat Muslim Diimbau Salat Idul Fitri di Rumah Saja

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 18 Mei 2020 | 22:05 WITA Tag: , ,
  Suasana rapat koordinasi melalui video konferensi antara sejumlah Menteri, Panglima TNI, Kapolri, serta gubernur dan Forkopimda seluruh Indonesia, Senin (18/05/2020).


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah tidak akan melarang warga untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di masjid atau di lapangan. Hanya saja, warga harus menaati protokol kesehatan.

Ini terungkap pada rapat koordinasi melalui video konferensi antara sejumlah Menteri, Panglima TNI, Kapolri, serta Gubernur dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seluruh Indonesia, Senin (18/05/2020).

“Kita bertausiah jangan salat di masjid atau lapangan, tetapi di rumah saja. Cuma kita tidak bisa melarang, oleh sebab itu harus antisipatif. Semua harus berpedoman pada kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah pusat,” ujar Menkopolhukam, Mahfud MD usai menerima masukan dari peserta rapat.

BACA  Gubernur Gorontalo Respon Baik 'Curhatan' Pokja Pengadaan Barang dan Jasa

Pun demikian, Mahfud mengimbau umat Islam untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah saja.

“Pemerintah pusat dan daerah akan bergandengan tangan dengan tokoh masyarakat, tokoh-tokoh organisasi keagamaan dan tokoh adat, untuk meyakinkan bahwa ibadah masif yang sifatnya sunah sebaiknya dihindari untuk melaksanakan yang lebih wajib yaitu menghindari penyakit. Kaum muslimin diminta dengan sangat untuk Salat Idul Fitri di rumah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” kata Mahfud MD.

BACA  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim, Meniti Karir Mulai dari PNS Golongan Satu

Rakor tersebut juga menyepakati agar pemerintah daerah dan Forkopimda untuk mengantisipasi jika tetap ada warga yang tidak mengikuti anjuran pemerintah dengan cara melakukan pengamanan dan menjaga ketertiban semaksimal mungkin yang dilakukan oleh Polri, TNI, Satpol PP. Bagi warga yang tetap melaksanakan salat Idulfitri di masjid atau lapangan, harus dilakukan protokol kesehatan secara ketat, dan diusahakan agar salat Idul fitri itu hanya terjadi di zona hijau.

BACA  Wagub Gorontalo Usulkan 5.000 Peserta Program DTS

Pada rapat itu, Pemprov Gorontalo di wakili oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim didampingi oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris RA. Jusuf, Wakapolda Gorontalo Kombes Pol. Jaya Subriyanto, Kabinda Gorontalo Ferry Pribadi, serta perwakilan dari Korem 133/Nani Wartabone. (adv/rwf/hg)


Komentar