Sabtu, 3 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sambangi Gorontalo, Megawati-Zulkifli Hasan Kampanyekan Pertanian

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 30 Januari 2017 | 10:50 Tag: , , , , , ,
  

GORONTALO Hargo.co.id – Kampanye terbuka Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) serentak dimulai kemarin (29/1). Khusus untuk Pilgub Gorontalo, kampanye terbuka dimanfaatkan pasangan Hana Hasanah Fadel Muhammad-Tonny S.Junus (HATI) dan pasangan Zainuddin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD) menggelar kampanye monologis.

Menariknya, kampanye monologis tersebut menjadi ajang pamer ketokohan. Hal itu ditandai dengan hadirnya para elit politik dan tokoh nasional. Untuk pasangan HATI yang menggelar kampanye monologis di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, tokoh nasional yang hadir yakni Presiden RI ke-5 yang juga Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy serta Bendahara Umum PDIP yang juga Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. Selain itu ada pula Suharso Monoarfa, Mochtar Mohammad, seniman Butet Kertaradjasa serta mantan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad.

Tak mau kalah, pasangan ZIHAD juga ikut menampilkan tokoh nasional Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulha) yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN). Zulha datang dengan memboyong dua artis Dessy Ratnasari dan Primus Yustisio.

Di hadapan massa pendukung, Megawati menyentil masalah pertanian Gorontalo. Megawati yakin Hana-Toni akan kembali menjadikan Gorontalo sebagai provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia. “Hasil jagung itu tidak hanya dijual di dalam negeri, tapi di berbagai negara di dunia,” kata Megawati.

Menurut Megawati, dirinya sengaja datang ke Gorontalo setelah sekian lama tak berkunjung ke Gorontalo. Bagi Megawati, Gorontalo memiliki arti tersendiri. Pasalnya, Gorontalo dimekarkan saat dirinya menjabat sebagai Presiden RI ke-5.

“Memang benar pada waktu saya menjadi presiden, ketika aspirasi dari rakyat menghendaki untuk diadakan sebuah provinsi yang akhirnya disebut Gorontalo,” ujar putri Proklamator RI Bung Karno, itu.

Megawati mengakui pernah menanyakan kepada Fadel Muhammad apa yang hendak dijadikan unggulan dan andalan Gorontalo. Sebab, kata Mega, sebagai pemimpin harus punya tujuan memakmurkan dan menyejahterakan rakyat.

“Pak Fadel bilang ingin menjadi provinsi pertanian, khususnya jagung. Nah, saya lihat hal ini sangat baik karena di seluruh provinsi di Indonesia, belum ada satu provinsi pun yang menjadi sentra jagung,” katanya.

Sementara itu Zulkifli Hasan dalam orasi politiknya berjanji akan membantu memperjuangkan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Gorontalo. Terutama di bidang pertanian nantinya pasangan ZIHAD duduk sebagai gubernur dan wakil gubernur gorontalo. “Provinsi Gorontalo sebagai salah satu daerah yang memiliki sentra produksi pertanian yang cukup tinggi harus mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, sehingganya saya rasa pasangan Ber-ZIHADlah yang paling layak untuk memimpin Gorontalo lima tahun yang akan datang,” tegas Zulha lewat pelantang suara.

Selain itu, Zulha juga mengatakan, program pertanian juga merupakan salah satu program nasional yang kini terus digalakkan oleh pemerintah pusat, sehingganya perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah, baik yang ada di tingkat Kabupaten maupun provinsi. Hal inilah kemudian menurut Zulha telah diperlihatkan oleh Zainudin Hasan sebagai calon gubernur, saat masih menjabat sebagai Bupati Pohuwato selama lima tahun.(san/tr-45/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar