Sabtu, 21 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sampah Dinilai Salah Satu Penyebab Banjir di Gorontalo Utara

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Senin, 18 April 2022 | 06:05 Tag: , ,
  Tumpukan sampah yang menyumbat saluran air dan plat duiker di depan Kantor Perpustakaan Daerah. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Salah satu penyebab terjadinya banjir di Gorontalo Utara (Gorut) adalah sampah. Sampah yang kadang ikut menutupi saluran, menyebabkan air meluap ketika hujan tiba. 

Ini lantas mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Gorontalo Utara , Matran Lasunte yang mana menurutnya itu berdasarkan apa yang dilihat selama ini. Menjadi penyebab banjir karena karena hal tersebut berhubungan erat dengan perilaku dan kebiasan membuang sampah sembarangan.

“Sebagian warga belum terbiasa mengelola sampah sendiri, bagaimana memilah sampah. Ini juga erat kaitannya dengan kepedulian kita bersama dengan lingkungan sekitar dimana kita tinggal,” kata Matran Lasunte.

Lebih lanjut dikatakan oleh Matran Lasunte, sampah-sampah yang dibuang di sembarang tempat termasuk di saluran pembuangan atau drainase tersebut dapat mengakibatkan tersumbatnya saluran air. 

“Biasanya ada tumpukan tumpukan sampah yang mengakibatkan tersumbatnya saluran air, dan ini sebenarnya peran aktif masyarakat. Pemerintah sangat berharap peran aktif masyarakat dalam mengelolah sampah atau dapat meningkatkan kepedulian mereka terhadap lingkungan,” katanya.

Apalagi menurut Matran Lasunte, armada pengangkut sampah milik pemerintah belum mampu melayani semua masyarakat secara bersamaan. Sehingga peran aktif masyarakat sangatlah diharapkan. 

Contoh kasus di depan Kantor Perpustakaan itu, karena banyak sampah yang menumpuk serta kawasan rawan banjir. Olehnya kata Matran, ketika masyarakat juga tidak memahami terkait ancaman banjir yang akan mereka hadapi akhirnya sampah itu dibiarkan menumpuk dan menyumbat saluran air yang dari plat deker yang baru dibuat.

“Untungnya pemerintah daerah lewat DLH sudah membersihkan sampah yang ada disitu,” pungkasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 35 times, 1 visits today)

Komentar