Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Santa Cesc, Suka Tantangan Conte

Oleh Aslan , dalam Sportivo , pada Kamis, 11 Mei 2017 | 14:00 PM Tag: , ,
  

Hargo.co.id  - banyak orang mengatakan saya bukan tipikal pemain dambaan Antonio Conte. Tapi, saya menyukai tantangan ini,” ucap gelandang senior Chelsea Cesc Fabregas ketika diwawancarai Sky Sports. Ya, musim ini Fabregas bukan pilihan utama Antonio Conte di Chelsea. Gelandang berusia 30 tahun itu lebih sering masuk lapangan sebagai pengganti.

Dari 26 kali penampilan Premier League-nya musim ini bersama Chelsea, hanya 11 kali atau 42,3 persennya ia bermain sebagai starter. Selebihnya? Gelandang yang dijuluki Santa Cesc  oleh striker Chelsea Michy Batshuayi itu hanya masuk sebagai pengganti. Kemarin WIB (9/5), misalnya, ia jadi starter karena N’Golo Kante cedera.

Andaikan Kante tak cedera, starter di lini tengah hampir 80 persen ditempati Kante dan Nemanja Matic. ”Ini musim yang berbeda. Saya sudah terbiasa bermain inti di satu pekan, dan tidak inti di pekan lainnya di tiap klub yang saya lakoni sepanjang karir saya. Musim ini, saya merasa lebih dewasa,” tutur Fabregas.

Dibandingkan musim lalu, gelandang berkebangsaan Spanyol ini nyaris selalu jadi opsi di lini tengah The Blues, julukan Chelsea. Dari 37 kali dia turun di Premier League, 33 laga di antaranya sebagai starter. Uniknya, dengan starter yang minim musim ini, ia bisa mengoleksi assist sampai 11 kali, termasuk assist-nya di balik gol Matic kemarin.

Fabregas pun menjadi pemain pertama yang mampu melakukan lebih dari 10 kali assist dalam enam musim Premier League berbeda. Sebelum 11 assist-nya musim ini, Fabregas telah mencatat lebih dari 10 assist pada Premier League musim 2007-2008 (20 kali), 2008-2009 (10), 2009-2010 (15), 2010-2011 (13), dan 2014-2015 (18).

Fabregas mengakui, ia memang selalu memanfaatkan tiap kesempatan starter yang diberi Conte, baik itu sebagai starter, atau sebagai pengganti. ”Kualitas menit bermain saya setiap kali saya berada di lapangan fantastis musim ini.  Kontribusi saya terkadang bahkan lebih besar dari saat saya sering dimainkan setiap laganya,” ungkap pemain yang sempat disebut sebagai salah satu penyebab dipecatnya Jose Mourinho dari Chelsea musim lalu itu.

Hanya satu kunci Fabregas agar tetap bisa memberikan kontribusi maksimal saat dirinya hanya punya jatah main minimal dari Conte. Apa itu? ”Saya harus teta[ bersabar dan menerima semua hal yang sudah terjadi ini. Bermain untuk tim, bermain untuk klub dan semoga di musim ini kami memenangkan gelar lain,” tambahnya.

Statistik musim ini menunjukkan, Fabregas satu-satunya pemain dengan peluang starter di bawah 20 laga tapi berkontribusi maksimal. Dilansir Goal, Conte pun meminta pemain yang punya nasib serupa dengan Fabregas untuk mencontohnya. ”Cesc salah satu contoh terbaik saat ini. Musim ini dia tak banyak main sebagai starter, tapi dengan kerja kerasnya dia improve, dan kini dia bermain di tiap laga. Ini perkembangan Cesc dalam pengembangan kami,” puji Conte.

”Saya pikir Cesc sudah menunjukkan bahwa dia pemain fantastis, dan saya puas dengan dirinya. Saya lihat musim ini dia menempatkan dirinya dalam tim ini dalam tiap momen ketika dia dimainkan, atau tidak dimainkan. Dia layak mendapatkan ini semua,” tambah Conte. (hg/ren)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar