Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Santri NU Siap Perangi Radikalisme di Dunia Maya

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 12 Oktober 2016 | 21:38 PM Tag: ,
  

Di antara program utama yang dibangun adalah riset terhadap gerakan ekstrem di internet. Dari penelitian itu, secara global ditemukan bahwa ISIS mempunyai program di internet yang luar biasa.

Misalnya, dari penelitian selama empat bulan, ditemukan ISIS menggunakan lebih dari 3,4 juta akun Twitter dan mem-posting lebih dari 3,3 juta.

Setiap hari mereka juga memproduksi satu atau dua materi, termasuk video dan materi lain dokumen ajaran mereka yang di-upload pada website lebih dari 1,8 juta.

Sementara itu, Bidang Kajian dan Hubungan Strategis PBNU Amrin menjelaskan, pihaknya terus melakukan sosialisasi pentingnya berdakwah melalui sosial media. Salah satunya, PBNU bersama Kementerian Agama (Kemanag) mengumpulkan kiai muda NU di Surabaya, Makassar, Medan, dan Tangerang terkait masalah itu.

“Selain sosialisasi berdakwah via medisosiala, kami juga memberikan pemahaman bagaimana media bisa memengaruhi masyarakat dengan memberikan pelatihan agar kiai muda itu bisa kreatif di dunia cyber,” ungkap Amrin.

PBNU juga melakukan pelatihan membuat aplikasi, web, video dan lain-lain di Yogyakarta. Menurut Amrin, sambutan generasi muda NU, utamanya santri, sangat luar biasa.

Ke depan, kegiatan-kegiatan seperti akan lebih dimassalkan dan bisa menjangkau para santri yang berada cukup jauh di pelosok Indonesia.

“Kami juga membuat video ceramah ulama dan di-upload YouTube. Itu kami lakukan untuk meluruskan kelicikan kelompok radikal yang sering memotong dakwah ulama untuk melancarkan niat mereka,” jelas Amrin. (jos/jpnn/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar