Minggu, 17 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Santri Ponpes Al-Falah Kabur dari Asrama

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 13 Januari 2017 | 14:50 WITA Tag: ,
  


LIMBOTO, Hargo.co.id – Pondok Pesantren Al-Falah yang terletak di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, kemarin, Kamis, (12/1), di datangi oleh salah satu orang tua murid yang sudah tersulut emosi.

Pasalnya, orang tua dari santri yang bernama Bustanul Akmal Wantu ini tidak terima dengan perlakuan yang diterima anaknya yang diduga dilakukan para seniornya.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, sehari sebelumnya, Rabu (11/1), Bustanul pulang ke rumahnya tanpa sepengetahuan pihak ponpes dan mengadukan kekerasan yang sudah dialaminya.

BACA  Pengunjung Membludak, Pantai Minanga 'Disegel' Petugas

Kepada orang tuanya, Bustanul mengakui bahwa pada, Senin (9/1), dia bersama 5 teman kamarnya yakni Cristianto Martosono, Syawal Mukmin, Fahrianto Fuadji, Raflin Laiya dan Irgiansyah hendak pergi berkunjung ke kamar teman mereka lainnya untuk sekedar bermain.

Tak lama setelah itu, salah satu penghuni kamar yang mereka datangi itu mengaku kehilangan uang.

BACA  Terungkap, Begal Payudara Sering Terjadi di Jalan Menuju Pone

Oleh ketua kamar, Bustanul dan kelima temannya pun dituduh sebagai orang yang bertanggung jawab atas kehilangan uang tersebut.

Disitulah diduga Bustanul mendapat perlakuan kasar dari para seniornya.

Dua hari setelah kejadian itu, Bustanul yang mengaku sudah tidak tahan pun pulang dan melaporkan kepada orang tuanya bahwa dia dan kelima temannya itu diduga dipukul dan diancam oleh para senior karena kejadian tersebut.

BACA  Diduga Habis Nyabu, Pria di Gorontalo Diamankan Polisi

Hasyim Wantu, yang merupakan ayah kandung dari Bustanul, mengatakan, dirinya tidak terima dengan kejadian yang menimpa anaknya ini.

“Anak saya dipukul dan didorong hingga jatuh, dia pun diancam tidak bisa pulang saat libur datang jika belum mengembalikan uang yang hilang itu,” kata Hasyim.

Laman: 1 2


Komentar