Kamis, 25 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sarang Togel Digrebek, Empat Warga Dibekuk

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Selasa, 21 Juni 2016 | 14:34 WITA Tag:
  


Hargo.co.id GORONTALO – Pemberantasan kasus judi togel terus digencarkan jarajan Polres Gorontalo Kota. Meski demikian para pelaku judi togel masih saja terus melakukan perbuatannya. Seperti halnya pada kamis (16/6), jajaran petugas Polres Gorontalo Kota kembali membekuk empat warga Kecamatan Dungingi masing masing HA, AA, AK, dan EH. Keempatnya dibekuk karena menjadi pengedar kupon togel.

Seperti dilansir Gorontalo Post, penangkapan terhadap empat pengecer togel itu terjadi, Kamis, (16/6). Polres Gorontalo Kota dengan dibantuk Polsek Dungingi turun menyelidiki ke empat warga yang sebelumnya telah menjadi target operasi (TO) tersebut.

BACA  Ini Dia 7 Manfaat Tomat untuk Kesehatan Otak

Dari tangan para tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa uang Rp 1.025.000 serta rekapan data togel Hongkong, Sidney, Singapura, 2 lembar kertas ramalan shio dan arti mimpi, dan 2 buah buku tafsir mimpi.

BACA  Ini 7 Rasa Lapar yang Perlu Diketahui untuk Hindari Penyakit Kronis

Kapolres Gorontalo Kota AKPB Rony Yulianto,SIK mengatakan, dari hasil interogasi, para tersangka mengaku sudah melakukan operasi judi togel selama 3 bulan. Barang bukti tersebut menurut tersangka adalah barang-barang yang digunakan untuk kegiatan perjudian togel.

Saat ini, para tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Gorontalo Kota untuk periksa lebih lanjut. “Keempat terangka tersebut kita tangkap berdasarkan perintah lisan Wakapolda Gorontalo Kombes Pol Tri Maryanto SH,MBA,MM yang menerima laporan masyarakat terkait kasus judi togel tersebut. “Kasus ini akan terus kita lakukan pengembangan,” tuturnya.

BACA  Sehatkan Ginjal, Berikut 9 Manfaat Ajaib Daun Seledri

Menurut AKPB Rony, dalam kurun waktu satu bulan terakhir ini, sedikitnya sudah 10 pelaku judi togel di Kota Gorontalo yang berhasil diringkus. “Para tersangka akan dijerat pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya. (tr-49/ar/hargo)


Komentar