Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Satgas Penanganan Covid-19 Minta Warga Sukarela Dilakukan 3T

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 30 November 2020 | 08:05 WITA Tag: , , , ,
  Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo. (Hendra Eka/Jawapos.com)


Hargo.co.id, JAKARTA – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo menegaskan bahwa saat ini penularan Covid-19 masih berlangsung. Olehnya, diminta kepada setiap warga negara hendaknya menjalankan protokol kesehatan termasuk secara sukarela untuk dites, ditelusuri kontak eratnya serta bersedia menjalani perawatan atau karantina jika positif tertular virus Corona.

Harus dengan sukarela dilakukan Testing, Tracing, Treatment (3T), yang artinya, Tes, Telusur, Tindak Lanjut. Maklum, ini merupakan langkah untuk mengendalikan penularan Covid-19. Selain upaya pencegahan melalui 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

BACA  Bhabinkamtibmas Polsek Boliyohuto Bantu Warga Terdampak Covid-19

“Testing, Tracing dan Treatment merupakan tindakan kemanusiaan dan nondiskriminatif, sehingga siapapun wajib mendukungnya,” tegas Doni Monardo.

Untuk itu, Satgas meminta sekali lagi kepada masyarakat luas, siapapun itu, untuk kooperatif sehingga upaya penanganan Covid-19 berhasil menekan kasus. Empati dan dukungan harus diberikan kepada para tenaga kesehatan maupun relawan yang berjibaku menjalankan penanganan kesehatan.

BACA  Pejabat Publik Diminta Jadi Teladan Protokol Kesehatan

“Saya telah menerima laporan dari Walikota Bogor Bapak Bima Arya dan Direktur Utama Rumah Sakit Ummi Andi Tatat. Atas laporan tersebut,  Satgas Penanganan Covid-19,  sangat menyesalkan sikap Sdr M. Rizieq Syihab yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak mengingat pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Kami meminta Sdr. Rizieq sebagai tokoh masyarakat untuk kooperatif dan memberikan teladan dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi siapapun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” kuncinya. (rilis/hg)

BACA  Cerita Sulitnya Temukan Kotak Hitam FDR Sriwijaya Air Sebelum Diangkat

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar