Minggu, 12 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Satpol PP Gorut Amankan Ratusan Botol Cap Tikus

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Metropolis , pada Minggu, 20 Oktober 2019 | 15:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 245 botol cap tikus yang dikemas dalam botol air mineral dan 2 sak ukuran 20 liter serta 32 botol miras golongan A, berhasil disita petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Ini dalam  rangka operasi Trantib bersama jajaran Kepolisian Sektor Kwandang dan Intel Kodim serta satuan lainnya pada akhir pekan lalu.

Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Gorut, Jost Pomalingo melalui Kabid Trantib, La Ode Fajar mengatakan bahwa operasi Trantib tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan.

BACA  Lolos di Atinggola, 1 Ton Cap Tikus Disita di Popayato Barat

“Rabu malam kemarin, kami bersama jajaran Polsek Kwandang, intel Kodim dan satuan lainnya, menyisir sejumlah warung yang terindikasi menjual minuman keras, dan hasilnya kami berhasil mengamankan miras jenis cap tikus yang dikemas dalam botol air mineral dan dibungkus dalam plastik ukuran 20 liter serta dalam jumbo dan minuman golongan A,” ungkapnya.

BACA  Asrama Polisi dan Mapolres Gorontalo Kota Diintai Banjir

Lanjut Laode Fajar mengatakan bahwa sebelumnya juga telah mendapatkan informasi dari rekan-rekan intel di lapangan, dan berbekal informasi yang telah dikantongi tersebut, maka digelar operasi Trantib.

“Miras yang berhasil diamankan tersebut itu kami simpan di kantor dan nantinya akan dimusnahkan, tinggal menunggu penetapan waktunya saja,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut pihaknya juga membawa sprint baik itu untuk sprint geledah maupun untuk penyitaan.

BACA  Mencuri, Terekam CCTV, Warga Asal Bitung Dibekuk Polisi di Gorontalo

“Legalitas dari operasi Trantib tersebut tentu menjadi perhatian tersendiri, dan terhadap pemilik warung yang menjual miras tersebut dibuatkan surat pernyataan yang telah pemilik warung tanda tangani,” tegas Fadjar.

Ke depan operasi seperti ini akan lebih ditingkatkan dan dilakukan secara berkala. “Dan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan peredaran miras di Gorut,” pungkasnya. (idm/hg)


Komentar