Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



SBMPTN, 2.474 Peserta Lulus Universitas Negeri Gorontalo

Oleh Wawan Gusasi , dalam Edukasi Gorontalo Headline , pada Sabtu, 15 Agustus 2020 | 22:36 WITA Tag: , ,
  Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok


Hargo.co.id, GORONTALO – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan hasil kelulusan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Khusus untuk Universitas Negeri Gorontalo, tercatat ada sebanyak 2.474 peserta yang lulus.

Pengumuman sendiri bisa diakses melalui website resmi UNG, www. ung.ac.id serta koran Harian Gorontalo Post, edisi Sabtu 15 Agustus.

“Pengumuman SBMPTN dilaksanakan hari Jumat, dan untuk UNG ada sebanyak 2.474 peserta yang dinyatakan lulus,” kata rektor UNG, Eduart Wolok.

Eduart juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang sudah lulus SBMPTN, dan sudah memilih kampus UNG sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi.

BACA  Vaksin Tak Menggantikan 3M, Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

“Selaku rektor saya menyampaikan selamat kepada para peserta yang sudah lulus, ini menjadi langkah awal untuk bisa menggapai apa yang dicita-citakan,” kata rektor.

Sementara itu, wakil rektor I UNG, Harto Malik menyampaikan kepada para peserta yang sudah lulus harus memperhatikan pengumuman dan informasi yang penting yang sudah disampaikan baik lewat koran, website, serta radiogram.

“Saya menyampaikan bahwa, banyak informasi penting yang harus diketahui oleh para peserta yang sudah lulus, sehingga tidak akan salah dalam melakukan registrasi,” ujar Harto Malik.

BACA  Tekan Angka Kasus Covid-19, Butuh Kesadaran Personal

SBMPTN merupakan salah satu jalur masuk PTN diluar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan jalur mandiri. SBMPTN menggunakan jalur umum, yakni menggunakan nilai ujian tertulis yang diselenggarakan serentak oleh semua PTN.

Berbeda dari SNMPTN, pada SBMPTN nilai semasa SMA tidak diperhitungkan, dan hanya hasil ujian tulis masuk PTN.

Meski dilaksanakan di tengah pandemi corona, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mencatat persentase kehadiran calon mahasiswa baru dalam UTBK-SBMPTN 2020 mencapai 93,01 persen. Sementara angka ketidakhadiran tahun lalu mencapai 11,1 persen.

Terdapat 713.230 peserta yang terdaftar pada SBMPTN 2020, sebanyak 662,409 peserta hadir dan mengikuti UTBK.

BACA  Razia Protokol Kesehatan Hingga Pandemi Covid-19 Berakhir

Dari jumlah tersebut, 1.923 peserta di antaranya mengikuti UTBK pada jadwal khusus pada 30 Juli. Kebanyakan karena terkendala aturan batas suhu tubuh atau reaktif pemeriksaan rapid test. Semula pengumuman SBMPTN 2020 akan dilakukan pada 25 Juli. Namun pandemi corona memaksa jadwal pelaksanaan UTBK berubah sehingga.

Pengumuman SBMPTN 2020 diundur menjadi 20 Agustus 2020. Kemudian sejumlah rektor perguruan tinggi mengusulkan agar Pengumuman SBMPTN 2020 untuk memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi yang saat ini juga menggelar seleksi masuk melalui jalur mandiri. (wan/cnn indonesia.com)


Komentar