Rabu, 20 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



SDN 04 Marisa Terbakar. Baca Beritanya dan Nonton Videonya di Sini

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Headline Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Jumat, 6 September 2019 | 23:19 PM Tag: , , ,
  Seorang guru di SDN 04 Marisa, bersama petugas pemadam kebakaran, sedang mengumpulkan sisa-sisa puing bangunan sekolah dan Rudis yang ludes terbakar, Jumat (06/09/2019). (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah tiga rumah terbakar di Kota Gorontalo, Kamis (05/09/2019) Si Jago Merah kembali mengamuk. Kali ini, gedung sekolah dasar negeri (SDN) 04 Marisa dan rumah dinas (Rudis) guru dilalap api.

Informasi yang berhasil dihimpun, sekolah yang terletak di Desa Botubilotahu, Marisa, kejadian ini berlangsung pada Jumat (06/09/2019) pukul 15.00 Wita. Api diduga bersumber dari rumah dinas guru yang mana dari kesaksian warga, melihat asap mengepul di atas atap.

Video :

Rumah tersebut dihuni oleh seotang guru bernama Adha S. Yusuf (50) bersama suaminya benama Djen Pane, yang merupakan pensiunan Kepsek di sekolah tersebut. Selain itu, juga tinggal anaknya bernama Amin Paneo.

Saat kebakaran, Amin Paneo sedang tidur pulas dan terbangun ketika warga mendobrak pintu rumah tersebut. Amin bersama warga sekitar mencoba menyelamatkan barang-barang berharaga lainya. Kondisi cuaca berangin membuat kobaran api kian membesar hingga membuat api dengan cepat merembes ke salah satu bangunan sekolah yang berekatan dengan rumah dinas tersebut.

Sementara Adha S. Yusuf dan Djen Paneo yang saat kejadian sedang tak berada di rumah. Mereka baru mengetahui peristiwa itu saat api sudah menjalar ke seluruh sisi rumah. Menurut Djen Paneo, diduga kebakaran dipicu hubungan pendek.

“Kemungkinan besar berasal dari korsleting listrik,” singkat Djen, saat ditemui media ini.

Sementara itu, Kabid Damkar Kabupaten Pohuwato Nurdin Ismail saat dihubungi media ini, mengungkapkan jika pada peristiwa ini pihaknya harus menurunkan 2 armada pemadam kebakaran. Dibantu 4 unit mobil tanki dari BPBD beserta PDAM Tirta Maleo.

“Alhamdulillah, untuk saat ini apinya sudah bisa dipadamkan, sehingga petugas tinggal melakukan pendinginan. Khawatirnya masih ada sisa-sisa api di puing-puing bangunan yang terbakar. Untuk jumlah kerugian belum bisa dipastikan. Hanya sajauntuk barang-barang berharga korban kebakaran hampir tidak ada yang tersisa,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato Rudi Daenunu menyampaikan, atas peristiwa tersebut, pihaknya akan memberikan perhatian kepada korban kebakaran. Dimana Adha S. Yusuf merupakan guru aktif di SDN 04 Marisa, sementara Djen Paneo juga merupakan mantan kepala sekolah SDN 04 Marisa.

“Memang dari peristiwa ini, korban mengalami kerugian yang cukup banyak. karena barang berharga korban tidak ada yang bisa diselamatkan. Untuk sementara pun, korban masih diungsikan ke rumah warga. Kita dilingkungan dinas pendidikan pun Insya Allah akan menemui korban dalam waktu dekat ini. Karena kejadian seperti ini, Insya Allah akan kami perhatikan,” tandasnya. (ryn/ayi/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar