Rabu, 7 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebagian Besar Mesin Pompa SPBU Tidak Sesuai Takaran

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Jumat, 24 November 2017 | 13:39 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Mencegah adanya mesin pompa SPBU yang tidak sesuai dengan takaran dan bisa merugikan masyarakat konsumen, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi(Perindagko) Jembrana bersama petugas UPT Kantor Metrologi Singaraja mulai Selasa (22/11) hingga Kamis (23/11) kemarin melakukan tera ulang sejumlah SPBE dan SPBU di Jembrana.

Sebuah SPBE dan 9 SPBU yang dicek petugas dan dilakukan tera ulang. Dari keseluruhan pengecekan diketahui sebagian besar mesin pompa di masing-masing SPBU yang disidak menunjukkan jumlah yang tidak sesuai dengan ukuran takaran resmi yang ditetapkan Kantor Metrologi. Yaitu pada rentang plus minus 10 hingga 40.

BACA  Meski Harga Meroket, Petani Minta Pemerintah Tak Impor Cabai

Untuk SPBU yang kedapatan mesin pompanya tidak sesuai dengan batas wajar takaran, saat itu juga dilakukan tera ulang untuk menyesuaikan takarannya ke batas wajar. Sehingga baik masyarakat selaku konsumen maupun pemilik SPBU selaku penjual tidak ada yang dirugikan.

“Tujuan kita lakukan tera itu untuk memastikan layanan yang diberikan SPBE dan SPBU sesuai dengan pasti pas. Dengan harapan konsumen dilindungi hak-haknya,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan Budiartha, pihaknya juga menghimbau kepada semua pemilik/pengelola SPBE dan SPBU agar setiap saat melihat dan mengecek takarannya karena yang namanya mesin ketika sering digunakan kemungkinan komponennya bisa rusak/aus dan menyebabkan kurangnya takaran dari yang semestinya.

BACA  Kepiting Bakau Gorontalo Tembus Pasar Singapura

“Dengan rutin diadakan pengecekan dan tera ulang, diharapkan semua mesin pompa di SPBU yang ada di Jembrana sesuai dengan takaran resmi. Sehingga masyarakat terbebas dari ulah nakal oknum-oknum SPBU yang sengaja mengurangi takaran dwngan mempermainkan mesin pompa teraebut,” pungkasnya. (bx/tor/ima/yes/JPR/hg)


Komentar