Minggu, 27 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak 17 Ton Cap Tikus Dimusnahkan di Mapolda Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 19 Desember 2019 | 14:14 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 17.094,6 Liter minuman keras (Miras) jenis Cap Tikus dimusnahkan di Mapolda Gorontalo pada Kamis (19/12/2019). Selain itu, petugas juga memusnahkan 5.568 botol miras dari berbagai merk.

Informasi yang diperoleh dari Bidang Humas Polda Gorontalo, pemusnahan miras ini dilaksanakan di areal parkir Mapolda Gorontalo dan dihadiri langsung oleh unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo.

Pemusnahan Miras yang dilakukan di Mapolda Gorontalo bersama unsur Forkopimda. (Foto Istimewa/Humas Polda Gorontalo)

Pada kesempatan itu Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil menjelaskan, berdasarkan hasil pelaksanaan Operasi Pekat Otanaha 2019, Polda Gorontalo dan Polres jajaran berhasil mengamankan puluhan ribu Miras, serta memutuskan jaringan peredaran miras ke beberapa tempat.

BACA  Pemprov Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Dari Menkeu

“Hari ini kita akan memusnahkan 17.094,6 liter miras jenis cap tikus dan 5.568 botol minuman beralkohol dari berbagai merek. Itu berasal dari pengembangan Direktorat Narkoba dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Gorontalo serta Polres jajaran,” terang Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil.

Lebih lanjut Kapolda juga menjelaskan, dimana miras yang berhasil diamankan ini berasal dari penjual dan pengecer yang ada di Provinsi Gorontalo, serta hasil pengungkapan kasus miras cap tikus yang dibawa menggunakan kendaraan jenis truk maupun minibus, dari Daerah Provinsi Sulawesi Utara, yang rencananya akan di distribusikan baik ke Wilayah Provinsi Gorontalo maupun yang akan dibawa ke Wilayah Kalimantan melalui pelabuhan Gorontalo.

BACA  Sinergitas Pemprov dan Korem 133 NWB Diharapkan Semakin Kuat
Ribuan botol Miras dari berbagai merk dimusnahkan di Mapolda Gorontalo. (Foto Istimewa/Humas Polda Gorontalo)

“Kita harus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku baik pengedar maupun penjual serta pemasok minuman keras, melalui kerja sama lintas sektoral termasuk melakukan kerja sama dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, guna memutus mata rantai pasokan miras, baik yang akan di edarkan ke Wilayah Provinsi Gorontalo melalui jalur darat, laut maupun udara,” jelas Kapolda Gorontalo.

BACA  Partai Nasdem Serahkan SK untuk Dua Jagoannya di Gorontalo

Sementara itu Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK menambahkan, bahwa pengaruh minuman keras sangat negatif terhadap kesehatan maupun perilaku orang yang mengkonsumsinya.

“Tercatat, sebagian besar kasus penganiayaan yang terjadi di Provinsi Gorontalo, akibat pengaruh mengkonsumsi miras. Miras dapat menyebabkan emosi tidak terkendali sehingga rentan menjadi pemicu kriminalitas. Mari kita terus perangi miras, butuh kepedulian kita semua untuk mencegah minuman keras cap tikus masuk ke Gorontalo,” pungkas Mantan Kapolres Bone Bolango. (zul/hg)


Komentar