Kamis, 6 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak 391 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 6 September 2022 | 02:05 Tag: ,
  Situasi di Hutan Lindung Desa Labanu sesaat sebelum air sungai meluap. (Foto: istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Hujan yang mengguyur Provinsi Gorontalo akhir-akhir ini mengakibatkan bencana alam di sejumlah wilayah. Setelah Kecamatan Pinogu di Kabupaten Bone Bolango dilanda banjir dan longsor, Peristiwa yang sama kembali terjadi di Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara, Senin (5/9/2022). 

Informasi yang berhasil dihimpun Hargo.co.id berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Banjir yang terjadi di Desa Labanu dan desa Buhu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo menyebabkan 104 KK atau 391 jiwa menjadi Korban yang terdampak peristiwa tersebut. 

Dari data yang ada, sebanyak 64 KK yang terdiri dari 235 Jiwa di desa Labanu terdampak banjir tersebut, lokasi tersebar di empat dusun yaitu Jati, Bohulo Limba dan Tohupo. Sedangkan di Desa Buhu sebanyak 40 KK atau 156 jiwa warga di Dusun Alo dan Kopi menjadi korban peristiwa yang sama. 

Bencana alam ini menjadi perhatian Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer. Dirinya langsung memerintahkan Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W Nusi untuk melakukan penanganan, merespon cepat peristiwa tersebut. 

“Langsung dicari titik yang parah, dan segera beri pertolongan kepada warga. Berikan pengarahan kepada masyarakat agar tidak panik, tetapi selalu waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Hamka Hendra Noer. 

Saat berita ini diturunkan, Tim BPBD Provinsi Gorontalo telah berada di lokasi banjir, terutama di sebagian wilayah Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara. BPBD berada di Desa Pontolo yang posisinya terletak di Perbatasan kedua Kabupaten dan berada dekat dari titik lokasi banjir. (***) 

 

Penulis Sucipto Mokodompis

(Visited 74 times, 1 visits today)

Komentar