Selasa, 29 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak 8.000 Pohon Ditanam Guna Kembangkan Ekowisata di TNBNW

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 23 Juli 2020 | 10:05 WITA Tag: , ,
  Wagub Gorontalo Idris Rahim (Masker Orange) saat menanam bibit pohon di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (22/7/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 8.000 pohon ditanam di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Bone Bolango. Penanaman ribuan pohon yang dilakukan 140 orang yang terdiri dari unsur pemuda, pemerintah kecamatan dan desa, LSM, serta aparatur Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo itu, dalam rangka mengembangkan ekowisata di lokasi tersebut.

“Pohon berbagai jenis, seperti mangga, durian, sirsak, jambu, sengon, dan trembesi, ditanam di kawasan penyangga hutan TNBNW. Khusus di Desa Tulabolo yang merupakan desa wisata dengan destinasi wisata Hungayono yang terdapat hewan endemik Gorontalo, seperti tarsius dan burung maleo, akan ditanam sebanyak 4 ribu pohon,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Rifly Katili di sela-sela kegiatan penanaman pohon tersebut, Rabu (22/07/2020).

BACA  Pemprov Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Dari Menkeu

Kegiatan yang dihadiri Wagub Gorontalo Idris Rahim itu merupakan kerjasama antara Pemprov Gorontalo dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Gorontalo. Idris Rahim dalam sambutannya mengutarakan bahwa kegiatan itu juga bagian dari pelestarian alam.

“Menanam pohon berarti ada harapan pohon itu tumbuh dengan baik untuk kepentingan anak cucu kita,” kata Idris Rahim.

Dirinya menambahkan, bencana banjir yang sudah dua kali melanda Bone Bolango dan Kota Gorontalo disebabkan oleh rusaknya alam akibat ulah manusia. Untuk mengatasi kerusakan alam dan lingkungan tersebut, Wagub mengatakan harus dilakukan secara komprehensif di bagian hulu dan hilir.

BACA  BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima BSU Gelombang Dua

“Di bagian hulu kita harus banyak menanam. Pohon yang kita tanam itu harus dipelihara, harus ada penanggung jawabnya. Jangan sampai setelah ditanam dibiarkan begitu saja,” ujar Idris Rahim.

Sementara itu Manajer UP3 PLN Gorontalo, Supriyadi, menuturkan bahwa kerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo dalam pengembangan ekowisata merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.

BACA  BPPHLHK Komit Cegah Kerusakan Lingkungan Hidup

Supriyadi mengatakan, ke depan PLN akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah dalam pelaksanaan CSR agar programnya lebih bermanfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

“Ke depan kita akan meningkatkan koordinasi dan kerja sama untuk membantu program pemerintah daerah melalui dana CSR PLN,” tandasnya.

Pada kegiatan itu pula Wagub Idris Rahim turut menyerahkan secara simbolis bantuan pangan bersubsidi dari Pemprov Gorontalo kepada pelaku usaha pariwisata yang terkena dampak Covid-19. Bantuan diberikan kepada 58 warga yang bergerak pada usaha guest house atau penginapan. (adv/rwf/hg)


Komentar