Selasa, 20 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak Rp 1,5 Triliun Dikucurkan ke Gorontalo pada 2021

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Kamis, 8 Oktober 2020 | 09:24 WITA Tag: ,
  Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pada 2021 nanti, Provinsi Gorontalo akan mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 1, 5 Triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Ini terungkap pada rapat sinkronisasi program bidang ke-PU an dengan balai di bawah kendali kementerian PU yang dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki, baru-baru ini.

“Hari Senin kemarin kami sudah rapat sinkronisasi bidang ke-PU-an dengan balai di bawah Kementrian PU. Hasil inventarisir kita, ada lebih kurang Rp1,5 triliun anggaran untuk membiayai pembangunan di daerah,” jelas Kaban Bappeda Budiyanto Sidiki, Rabu (7/10/2020).

BACA  Cegah Penularan Covid-19, Cuci Tangan Harus Sesering Mungkin

Menurut Budi, dana yang hampir sama dengan APBD Provinsi Gorontalo itu patut disyukuri. Sebab di masa pandemi seperti sekarang tidak mudah mendapat alokasi anggaran yang besar dari pusat. Anggaran ini menjadi penting untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan, jembatan, sungai dan sebagainya.

BACA  Kadis Kesehatan Bone Bolango Tegaskan, Corona Bukan Aib

Besarnya anggaran infrastruktur daerah, lanjut kata Budi, tidak terlepas dari perhatian dan dukungan dari Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa. Putra Gorontalo itu berkomitmen membantu Gorontalo selama program tersebut terencana dengan baik dan untuk kepentingan rakyat.

“Oleh karena itu, bapak gubernur ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat khususnya kepada Bapak Suharso Monoarfa dan Bapak Basoeki Hadimoeljono selaku Menteri PUPR atas perhatian dan bantuan untuk Gorontalo,” imbuhnya.

BACA  Optimalkan Pencegahan Covid-19, Lurah Ini Kerahkan RT/RW

PAGU Indikatif senilai Rp1,5 triliun tersebar di empat balai di bawah Kementrian PUPR yakni Satuan Kerja non Vertikal Tertentu Penyediaan Perumahan Gorontalo sebesar Rp 370,6 miliar dan Balai Pengembangan Prasarana Wilayah Gorontalo Rp209,1 miliar. Ada juga untuk Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional Gorontalo senilai Rp318,3 miliar dan Balai Wilayah Sungai Gorontalo Rp 621,4 miliar.(adv/rwf/hg)


Komentar