Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebelum Meninggal, Medi Botutihe Sempat Rayakan HUT dengan Komunitas Warkop

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 20 September 2016 | 14:10 PM Tag: , ,
  

GORONTALO hargo.co.id – Sebelum meninggal dunia, almarhum Medi Botutihe sempat meminta untuk melaksanakan ulang tahun yang ke 75, yakni tepat tanggal 12 September 2016.

Padahal sebelumnya, pencetus kota hijau di Kota Gorontalo ini, tidak pernah meminta untuk dirayakan ulang tahun. Tapi, saat usia 75 tahun, almarhum meminta kepada anak-anaknya untuk merayakan hari lahirnya itu.

Ia meminta agar pelaksanaan acara dilakukan sederhana, tidak mengundang pejabat, tapi yang diundang para komunitas warung kopi (warkop).

“Saat itu bapak terlihat sehat seperti biasa,” kata Syahroni Botutihe. Terjalin keakraban saat itu, para komunitas warkop juga seperti bernostalgia dengan pemimpin mereka selama 10 tahun di Kota Gorontalo.

Bahkan disaat acara tersebut, Almarhum masih sempat bercengkrama dengan para tamu undangan, dan juga kolega yang seangakatan dengan Almarhum.

“Memang tidak ada tanda-tanda bapak akan pergi untuk selamanya. Acara itu berlangsung dengan penuh kekeluargaan,” kata Syahroni.

Bagi keluarga, sosok Medi Botutihe adalah sosok ayah yang selalu menjadi panutan, bahkan selalu akrab dengan keluarga.

“Bapak bukan cuma sebagai ayah saja, tapi sebagai teman bagi kami dan cucu-cucunya, dia sangat penyang keluarga, dan selalu berpesan kepada kami untuk tetap selalu menjaga kebersamaan keluarga dan juga berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” kata Syharoni.

Sementara itu, beberapa pejabat yang hadir dalam acara tersebut mengaku kehilangan sosok yang menjadi panutan. “Pak Medi adalah sosok yang tegas, dan juga banyak membangun untuk Gorontalo,”kata Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie. (wan/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar