Metropolis

Sejumlah Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Simpang Lima Kota Gorontalo

×

Sejumlah Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Simpang Lima Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sejumlah Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Simpang Lima Kota Gorontalo
Suasana Aksi Solidaritas Bela Palestina di simpang lima Kota Gorontalo Sabtu (18/5/2024). (Foto: Fahrul Hulalata untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aksi Solidaritas Bela Palestina kembali berlangsung di simpang lima Kota Gorontalo, Sabtu (18/5/2024).

Berita Terkait:  Kebakaran SMA Negeri 1 Boliyohuto: Petugas Damkar Tiba di Lokasi

badan keuangan

Kali ini, aksi tersebut digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Gorontalo beserta Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK).

Rivaldy Hapili, selaku Jenderal Lapangan mengatakan, aksi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah siswa, Akademisi hingga MUI Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Satu Unit Rumah di Liluwo Hangus Terbakar

badan keuangan

Adapun tujuan dari aksi itu, kata Rivaldy, adalah untuk memperingati penjajahan terhadap Palestina dan menyerukan kembali seruan tentang kemerdekaan bangsa tersebut.

Rivaldy melanjutkan, meskipun semakin hari korban di Palestina semakin bertambah, namun semakin hari bangsa tersebut juga semakin dekat dengan kemerdekaan.

Berita Terkait:  Kapolresta Minta Warga Waspadai Peredaran Uang Palsu di Bulan Ramadan

“Kalau kemarin kan PBB itu sudah mulai mengakui, karena memang ada mayoritas Negara juga,” kata Rivaldy Hapili.

Example 300250

Dirinya menjelaskan, hal tersebut terjadi karena di beberapa Negara tertentu, perlawanan terhadap penjajahan di tanah Palestina tidak pernah habis, termasuk di Indonesia.

Berita Terkait:  Tangkapan Miras Modus Sak Semen, Polda: Tersangkanya Segera Ditetapkan

Rivaldy menuturkan, mereka juga telah melakukan aksi peringatan terkait penjajahan Palestina tersebut Jumat, 17 Mei 2024 kemarin.

“Jadi dari tanggal 17 sampai dengan sekarang, aksi-aksi, seruan-seruan untuk mendukung kemerdekaan Palestina itu terus kita lakukan,” tutur Rivaldy.

Berita Terkait:  Demo di IAIN: Rektor Didesak Usut Kematian Mahasiswa saat Pengkaderan

Untuk jumlah Massa aksi sendiri, kata Rivaldy, perencanaan awalnya akan dihadiri oleh 300 orang.

Namun menurutnya, karena adanya beberapa faktor seperti akhir pekan dan akses yang terlalu jauh, maka Massa yang hadir tidak sesuai dengan perencanaan awal mereka.

Berita Terkait:  Polres Gorut Ungkap Penyelundupan Miras Dalam Mobil Expedisi Ikan Box

“Tapi mungkin kalau dipertanyakan, mungkin hanya sekitar 80-an atau sampai 90-an orang,” pungkasnya.(*)

Penulis: Fahrul Hulalata / Mahasiswa Magang UNG

Berita Terkait:  Anak Pejabat Diduga Aniaya Pacarnya Hingga Tewas, Begini Kronologinya



hari kesaktian pancasila