Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sejumlah Warga Tak Lakukan Coklit

Oleh Deice Pomalingo , dalam Bawaslu , pada Selasa, 18 Agustus 2020 | 07:05 WITA Tag:
  Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Alexander Kaaba.


Hargo.co.id, GORONTALO – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo, temukan sejumlah rumah warga yang tersebar di Kecamata Limboto tidak dicoklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) setempat.

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Alexander Kaaba, ST mengatakan hal ini merupakan temuan dari Pengawas Kelurahan/Desa saat melakukan audit hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) pemilih yeng telah dilaksanakan jajaran KPU Kabupaten Gorontalo yakni Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

BACA  Bawaslu Kabgor Akui Rakernis Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

“Dilapangan jajaran kami menemukan bahwa PPDP tidak melakukan Coklit terhadap sejumlah rumah warga yang tersebar di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Dari rumah yang tidak dilakukan coklit tersebut didapati adanya pemilih yang memenuhi syarat,” terang Alexander Kaaba ST. saat ditemui halaman Kantor Bawaslu Kab. Gorontalo di dampingi Pegawai Teknis Divisi Pengawasan, Senin (17/08/2020).

BACA  Acara Bawaslu di Gorontalo Dibubarkan Polisi

Ia mengatakan, meskipun masa tahapan pencocokan dan penelitian ini sudah berakhir pada 13 Agustus 2020, Pihaknya kata dia, dengan temuan pengawas di lapangan tersebut, Bawaslu Kabupaten Gorontalo secara berjenjang akan melayangkan surat berisi saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Gorontalo.

Dalam pengawasan coklit, jajaran Bawaslu terkendala dengan tidak dibekali dengan data pemilih atau A.KWK seperti yang dimiliki PPDP. sehingga Bawaslu melaksakanakan dengan strategi yang cukup rumit yakni, pengawasan secara langsung dan melakukan audit terhadap hasil coklit.

BACA  Bawaslu Kabgor Akui Rakernis Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

“Dalam proses tahapan ini jika didapati prosedur yang dilanggar, maka itu bisa jadi temuan. Setiap ada temuan jajaran kami secara berjenjang akan berikan saran untuk perbaikan. Karena ini adalah tugas yang harus kami laksanakan sebagai Pengawas Pemilu,” tandas Alex.(wie/hg)


Komentar