Kamis, 30 Juni 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



‘Sekamar’ Beda Panggung, Terkait Sikap Kepala Daerah di Pilgub

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 28 September 2016 | 13:46 Tag:
  

Hargo.co.id GORONTALO – Sikap Parpol pada Pilgub 2017 mendatang, ternyata berdampak pada sikap beberapa kepala daerah dan wakil kepala daerah. Tak pelak lagi, kelak di panggung muncul berbedaan sikap, meskipun selama ini mereka ‘sekamar’ dalam menjalankan pemerintahan.

Perlu dijelaskan bahwa pada Pilgub mendatang, Partai Golkar dan Partai Demokrat koalisi mengusung pasangan Nyata Karya Rusli Habibie-Idris Rahim (NKRI). Sementara PKS, Partai Hanura dan PAN mengusung pasangan Zainuddin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD). Pasangan Hana Hasanah-Toni Junus (HATI) diusung PDIP, PPP, Partai Gerindra dan PKB.

Berdasarkan itu, dapat dilihat jika pada Pilgub mendatang, pasangan Syarif Mbuinga-Amin Haras (SYAH) yang memasuki periode keduanya memimpin Pohuwato, akan beda panggung. Sebagai Ketua DPD Golkar Pohuwato, Syarif Mbuinga pastinya akan naik di panggung NKRI. Sementara Amin Haras yang sudah dikaderkan oleh PDIP 2015 lalu, akan kampanye di panggung HATI.

Perbedaan juga nampak pada pasangan Indra Yasin-Roni Imran (SINAR) di Gorontalo Utara (Gorut). Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Indra Yasin pastinya akan manggung di NKRI, sementara rekannya selama ini memimpin Gorut, Roni Imran akan kampanye di panggung pasangan ZIHAD.

Menanggapi perbedaan itu, Wakil Bupati Pohuwato, Amin Haras mengaku tak akan menghilangkan kebersamaan yang berlangsung di Pohuwato selama ini. “Memang kami akan berbeda panggung. Tapi hal ini tidak akan menghilangkan persaudaraan dan kebersamaan kami di daerah. Itu adalah urusan politik. Sedangkan urusan pemerintahan, kami tetap satu,” ujar Amin Haras.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar