Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Selain Negarawan, George W. Bush Juga Jago Ini…

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Jumat, 3 Maret 2017 | 15:00 Tag: , ,
  

Hargo.co.id – George W. Bush menunjukkan kemampuannya selain memimpin negara, yaitu sebagai seniman. Mantan presiden Amerika Serikat (AS) tersebut telah melukis 66 sosok veteran yang mengalami luka maupun trauma karena bertugas di medan perang.

Lukisan-lukisan itu dipamerkan di George W. Bush Presidential Center, Dallas, Texas, mulai kemarin (2/3) hingga 1 Oktober mendatang. Selain lukisan, ada empat panel mural yang juga merupakan karya Bush.

Presiden ke-43 AS itu mulai menekuni hobi melukis tiga tahun setelah tidak lagi menjabat president of the United States (POTUS), tepatnya pada 2012. Dia terinspirasi mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Winston Churchill yang juga melukis setelah pensiun.

Bush mengenal secara personal sosok-sosok veteran yang dilukisnya. Bagi dia, lukisan tersebut merupakan bentuk penghormatan dirinya terhadap para veteran itu. Dia juga menerbitkan buku yang berisi lukisan-lukisan tersebut.

Buku yang dirilis pada Selasa (28/2) itu berjudul Portraits in Courage: A Commander in Chief’s Tribute to America’s Warriors. Buku itu tidak hanya berisi lukisan, tapi juga kisah para veteran yang dilukis suami Laura Bush tersebut.

’’Itu adalah kisah-kisah tentang keberanian, luka, penyembuhan, dan keinginan untuk membantu orang lain,’’ ujar Bush saat mempromosikan bukunya di Ronald Reagan Presidential Library, California, Rabu (1/3).

Mantan gubernur Texas tersebut mengungkapkan, dirinya ingin menggunakan lukisan dan bukunya untuk menyoroti perjuangan para veteran untuk mengatasi stres serta trauma pascaperang dan transisi mereka ke kehidupan rakyat sipil. Memang, fokus utama Bush adalah luka kejiwaan yang kasatmata tersebut. Kebanyakan tentara yang pulang dari medan perang mengalami stres berkepanjangan.

Buku tentang para veteran yang ditulis Bush itu kini masuk dalam daftar best seller di Amazon. Presiden yang menjabat pada 2001–2009 tersebut berencana mendonasikan keuntungan dari penjualan bukunya untuk program menyokong veteran yang dilakukan George W. Bush Presidential Center.

’’Para veteran merasa ini sangat luar biasa, memiliki mantan panglima tertinggi yang meluangkan waktunya untuk melukis mereka,’’ ujar Matt Amidon, wakil direktur Military Service Initiative di George W. Bush Institute. (AFP/sha/c5/any/tia)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar