Kamis, 21 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Selalu Ngomong Mesum Saat Jam Kuliah, Profesor Terancam Bui

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Kamis, 22 Februari 2018 | 13:34 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id – Seorang profesor di universitas di Mumbai, India dihukum karena diduga berulang kali bercerita mengenai seks selama jam kuliahnya. Ramesh Bandre, 45 tahun, dilaporkan selalu menghindari subjek bedah medis yang harus diajarkannya. Ia malah membahas tentang hal-hal berbau seks terus-menerus di kelasnya.

Bahkan ia sering memberikan rincian eksplisit mengenai hal-hal mesum apa yang harus diharapkan perempuan pada malam pertama pernikahan mereka.

Laporan mengenai omongan cabul Bandre diajukan oleh salah satu mahasiswa. Ia mengatakan, ia sudah berkali-kali mengikuti beberapa mata kuliah Bandre. Namun yang selalu diajarkan oleh Bandre adalah mengenai seks terus-menerus.

Selama ini beberapa mahasiswa sudah mengingatkan Bandre kalau seks bukanlah bagian dari topik yang diajarkan. Namun Bandrea tak peduli dan terus membicarakan seks. Pengadilan menjelaskan, topik seks sama sekali tidak suci atau bertentangan dengan kesusilaan atau moralitas. Namun sebenarnya bisa diajarkan asalkan dengan cara yang tepat.

“Tidak ada keraguan dalam kasus ini. Tindakan terdakwa dan cara pengajarannya tidak hanya tak pantas bagi seorang guru, namun tentu saja mengganggu privasi mahasiswanya,” kata Hakim tersebut seperti dilansir Times of India, Selasa, (20/2).

Meskipun demikian, pengadilan mengizinkan Bandre dibebaskan saat masa percobaan. Pengacara Bandre mengatakan, berbicara tentang seks tidaklah cabul. Sebab hal itu masih dalam lingkup kebebasan berbicara dan berekspresi yang dijamin oleh Konstitusi India.

Pengadilan mengatakan, dari keterangan salah satu saksi, terungkap kalau kelompok mahasiswa lainnya juga memiliki masalah yang sama dengan terdakwa Bandre. Pengadilan mengatakan, keseluruhan bukti kedua saksi tersebut menunjukkan bahwa terdakwa telah melewati semua batas kesusilaan dan moralitas saat mengajar murid-muridnya.

(ina/JPC)

(Visited 10 times, 1 visits today)

Komentar