Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Selama 2018 Pohuwato Produksi 46 Ton Karet, Ini Buktinya

Oleh Fajriansyach , dalam Kab. Pohuwato , pada Minggu, 29 Juli 2018 | 23:59 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Perkebunan karet merupakan satu usaha pertanian yang sangat menjanjikan, mengingat bahwa kebutuhan akan hasil panennya menjangkau hingga ke luar negeri.

Kabupaten Pohuwato sendiri merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi penghasil karet dan saat ini pun sudah ada yang mulai merintis perkebunan karet tersebut.

Hal ini sebagaimana yang dikemukakan Wakil Bupati Amin Haras usai menyambangi perkebunan karet di wilayah Transmigrasi Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi. Perkebunan milik warga bernama Bambang ini sudah mulai menunjukan hasil yang cukup besar.

BACA  Seluruh Pimpinan OPD di Pohuwato Jalani Swab Test

Perkebunannya sudah berjalan 5 tahun dan sudah lebih dari 6 hektar. Dimana setiap 1 setengah hektarnya saja dapat menghasilkan 60 kilogram karet perhari. Terhitung mulai bulan januari, total panen keseluruhan pun sudah mencapai 46 ton.

Melihat potensi ini, Wabup Amin Haras mengatakan bahwa ini adalah satu peluang baru bagi masyarakat sebagai mata pencaharian baru, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki lahan. Bahkan ini akan menjadi penghasilan tetap mengingat bahwa perkebunan karet ini panennya setiap hari.

BACA  Tim Gabungan SAR Berhasil Temukan Nelayan Pohuwato yang Tenggelam

“Selain itu masa produktif pohon karet itu mencapai 50 tahun lamanya. Dengan tingkat produktifitas yang terus meningkat seiring dengan bertambahnya umur pohon tersebut.

Ini merupakan satu inspirasi bagi pemerintah daerah, dan untuk bagaimana kedepan ini bisa menjadi usaha masyarakat karena hasilnya benar-benar menjanjikan” ujarnya.

Apalagi lanjut Wabup Amin bahwa di Pohuwato bahkan Gorontalo sekalipun belum ada perkebunan karet selain yang berada di Kecamatan Taluditi tersebut. Sehingga hal ini akan dipikirkan oleh Pemerintah Daerah dengan mulai mengusahakan terkait dengan penyediaan bibitnya.

BACA  Diperingati pada 25 Februari, HUT Pohuwato Diubah

“Kedepan jika masyarakat banyak yang meminati untuk merintis perkebunan karet, tidak menutup kemungkinan di Kabupaten Pohuwato akan dibangun satu industri karet. Karena karet dengan segala kegunaannya ini tidak hanya dibutuhkan dalam negeri saja, namun sampai keseluruh dunia,” pungkasnya. (mg01/gp/hg).


Komentar