Kamis, 30 Juni 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Seleksi Akpol Tak Transparan, Mabes Polri Bakal Lakukan Ini

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 30 Juni 2017 | 03:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id - Di media sosial beredar video sejumlah orang tua peserta calon taruna akademi kepolisian (Akpol) protes di Polda Jawa Barat.

Penyebabnya diduga lantaran Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charlian melakukan pemeriksaan kesehatan (rikkes) ulang dan memprioritas putra daerah.

Dengan adanya insiden itu, mereka menuding Polda Jawa Barat tidak transparan dalam meloloskan peserta calon taruna Akpol.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengaku masih mendalami kejadian tersebut.

Akan tetapi, Martinus tak memungkiri ada aksi protes dari sejumlah orang tua yang anaknya tidak lolos taruna Akpol di Mapolda Jawa Barat.

“Memang ada informasi bahwa ada ketidakpuasan masyarakat, tentu ini akan kami dalamin, kami pelajari,” ucap dia, Kamis (29/6).

Menurut Martinus, Polri berjanji untuk menindaklanjuti protes dari sejumlah orang tua tersebut.

Apalagi jika sampai terjadi pelanggaran pada saat proses seleksi calon taruna Akpol. “Bila ada terkait dengan adanya satu pelanggaran-pelanggaran tentu akan kita tindaklanjuti,” ucap Martin.

Diketahui bahwa protes itu dikarenakan adanya kebijakan Kapolda Jawa Barat yang menerapkan kuota calon taruna Akpol yang dikirim ke Semarang, dibagi menjadi dua, putra daerah dan non putra daerah.

Setelah dirangking, untuk putra daerah dari 13 peserta yang berhasil lolos hanya 12 orang.

Sedangkan non putra daerah dari 22 peserta yang lolos untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Akpol Semarang menjadi 11 orang.

Selain itu polda Jabar pun meloloskan 4 calon Taruni Akpol (Polwan). (hg/elf/JPG)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar