Senin, 12 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



 Selfie di Atas Bangunan, Nyawa Santri Nyaris Melayang

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Kamis, 8 Februari 2018 | 15:05 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id – Ini menjadi pelajaran bagi masyarakat yang hobi swafoto atau selfie agar tetap mengedepankan keselamatan. Seperti yang dialami Arifin Toiti (18), hanya karena ingin mendapatkan foto selfie yang bagus, penghuni Panti Asuhan Aisyiah Limboto ini nyaris saja kehilangan nyawa akibat kesetrum kabel listrik di lantai dua bangunan Panti Asuhan yang sementara dibangun, kemarin, Rabu (7/2) sekitar pukul 17.45 Wita.

BACA  Terlibat Kasus Narkoba, Oknum Polisi Ini Dipecat dan Pidana 9 Tahun

Awalnya, salah seorang warga, Dian (30) melihat Arifin sedang berada di atas bangunan tersebut dan sedang berfoto-foto. Selang beberapa menit, tiba-tiba Arifin terhempas jatuh. “Saat itu, kabel menyala seperti terbakar,” ungkap Dian. Warga setempat pun kemudian panik dan berteriak histeris. Karena tak punya alat untuk mengevakuasi Arifin yang saat itu sudah tak sadarkan diri di lantai dua, warga pun menelpon Pemadam Kebakaran (DAMKAR).

BACA  Ingin Tahu Cara Mengganti Sepatu Kuda? Baca di Sini

Proses evakuasi sempat mengalami sempat dramatis karena banyak warga yang mengira bahwa Arifin sudah meninggal dunia. Setelah berhasil diturunkan, Arifin pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto yang lokasinya tidak jauh dari lokasi, tepatnya di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Akibat kejadian tersebut, Arifin mengalami luka bakar di kedua lengannya serta lebam di bagian kepala karena terbentur saat dia jatuh.

BACA  Harga Ayam Kampung di Kota Gorontalo Tembus Rp 100 Ribu per Ekor

Saat diwawancarai Gorontalo Post, di UGD Rumah Sakit MM Dunda Limboto, Arifin mengakui bahwa dirinya naik ke atas karena ingin melihat pemandangan serta untuk mengambil foto selfie. “Saya dapa pegang kabel, setelah itu saya sudah tidak tahu apa yang terjadi,” ungkap Arifin Toiti lemas.(TR-58)


Komentar