Kamis, 15 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sembilan Posko Terpadu Disiapkan untuk Nataru di Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 19 Desember 2020 | 22:05 WITA
  Suasana rapat Penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru di Kantor Dinas Perhuhungan Provinsi Gorontalo, Jumat (18/12/2020). (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah menyiapkan sembilan posko terpadu untuk natal dan tahun baru (Nataru) di Provinsi Gorontalo. Hal itu mengemuka saat rapat Penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru di Kantor Dinas Perhuhungan Provinsi Gorontalo, Jumat (18/12/2020).

Dijelaskan Kadis Perhubungan Jamal Nganro, sembilan posko tersebut yakni Bandara Djalaluddin, Pelabuhan Gorontalo, Pelabuhan Kwandang, Pelabuhan Anggrek, Pelabuhan Tilamuta dan Bumbulan.

BACA  Pemprov Gorontalo Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan

“Ada juga Pelabuhan Penyebrangan Gorontalo, Penyebrangan Marisa, Terminal Tipe A Dungingi dan Terminal tipe A Isimu,” jelas Jamal usai rapat.

Pelaksanaan Nataru tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya di mana berlangsung saat pandemi covid-19. Oleh karena itu, semua pihak bersepakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanan perhubungan baik darat, laut dan udara.

BACA  Bahas Persandian Dan Keamanan Informasi, Diskominfo di Gorontalo Gelar Rakor

Waktu pelaksanaan Nataru dimulai tanggal 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021 untuk perhubungan laut. Sementara untuk perhubungan darat dan udara dari tanggal 18 Desember hingga 4 Januari 2021.

“Kami memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal 24 dan 30 Desember serta tanggal 3 Januari 2021,” imbuhnya.

Untuk kesiapan moda transportasi, Jamal menyebut semua pihak sudah menggelar ramp check sejak akhir November 2020. Transportasi umum darat, laut dan udara siap untuk melayani arus penumpang untuk merayakan natal dan tahun baru.

BACA  Terkait Hibah Bansos, Ini Substansi Pergub Gorontalo

Rapat tersebut dihadiri oleh Dinas Perhubungan kabupaten/kota, Bandara Djalaluddin, para kepala pelabuhan, BPTD, Basarnas dan BMKG. Ada juga pihak Pelindo, ASDP, Pelni, KKP, DAMRI, Dispar dan Polda Gorontalo.(zul/adv/hargo)


Komentar