Selasa, 30 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sempat Tegang, Begini Kehebohan Para Pendukung Cagub Saat Debat Publik

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 22 Desember 2016 | 13:23 PM Tag: , , , ,
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Pelaksanaan Debat Publik perdana calon gubernur Gorontalo yang berlangsung, Kamis (22/12) sempat berlangsung tegang.

Namun dengan pengamanan yang begitu ketat, kondisi debat hingga akhir situasi masih terlihat kondusif.

Dari pantauan hargo.co.id, sejak awal kehebohan dari masing-masing pendukung sudah mewarnai suasana debat saat pembukaan. Apalagi pada saat tiga calon gubernur masing-masing Hana Hasanah, Rusli Habibie dan Zainuddin Hasan maju kedepan panggung untuk memulai debat.

Situasi semakin panas, ketika kelompok pendukung nomor urut II mencoba menggangu konsentarasi dari calon gubernur nomor urut I Hana Hasanah. Alhasil, situasi yang awalnya kondusif tiba-tiba terlihat tegang. Suasana ini terlihat hampir lebih 2 menit.

[adrotate banner=”12″]

Namun dengan sikap anggota kepolisian yang berada di dalam ruangan, langsung meminta agar pendukung nomor urut II tersebut untuk bersikap lebih tenang.
“Saya minta untuk pendukung nomor urut II tenang, jangan membuat suasana menjadi tidak nyaman. Kalau sampai ribut, saya minta penyelenggara memberhentikan debat ini,” ucap Rusli Habibie dari atas panggung.

Sementara ucapan yang sama dikatakan calon gubernur nomor urut I Zainuddin Hasan. “Untuk massa pendukung ZIHAD tenang, jangan ada yang ribut-ribut,” sambung Zainuddin.

Sementara Hana Hasanah juga meminta agar masa pendukung HATI tetap tenang dan tidak terbawa emosi. “Jangan ribut, untuk massa HATI jangan terpancing. Silahkan duduk,” tutur Hana.

Dengan seruan para calon gubernur tersebut, masing-masing pendukung langsung mengambil tempat semula, dan tetap memberikan dukungan sebagaimana yang telah disampaikan lebih awal oleh moderator acara. Hingga akhir debat, situasi aman terkendali. Dan masing-masing pendukung dengan tertib membubarkan diri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, untuk mengantisipasi terjadinya keributan saat pelaksanaan debat kandidat nanti. Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Drs Rachmad Fudail mengungkapkan, pihaknya akan menurunkan sedikitnya 1250 personil kepolisian untuk mengamankan jalannya debat kandidat. (ndi/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar