Rabu, 18 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Seorang Pasien RS Dunda Meninggal, Hasil Rapid Test Reaktif  

Oleh Berita Hargo , dalam Indonesia 99 Kata Kab. Gorontalo Metropolis , pada Selasa, 5 Mei 2020 | 08:05 Tag: ,
  Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang pasien di RS Dunda, Kabupaten Gorontalo (Kabgor), dikabarkan meninggal dunia. Pasien tersebut berdomisili di Limboto dan meninggal pada Senin (04/05/2020) yang mana hasil rapid test reaktif.

Kabar adanya pasien yang meninggal dunia itu langsung beredar di kalangan masyarakat. Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur RS. Dunda, Irawan Huntoyungo, ketika media ini mencoba konfirmasi kebenaran informasi itu.

“Benar bahwa ada pasien yang meninggal. Seorang wanita yang berusia 41 tahun. Almarhumah masuk rumah sakit untuk dirawat pada pukul 06.40 Wita, dan meninggal dunia saat mendekati buka puasa,” kata Irawan Huntoyungo.

Lanjut katanya, almarhumah memiliki riwayat penyakit gagal ginjal, diabetes dan juga ascites (penimbunan cairan di rongga perut). Sempat juga dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif.

“Ini sudah sesuai protokol kesehatan bahwa setiap pasien yang masuk ke rumah sakit wajib menjalani rapid test. Pasien tersebut sudah lama sakit di rumah,” ungkap Irawan Huntoyungo.

Lanjut katanya, meskipun pasien tersebut hasil rapidnya reaktif, akan tetapi belum bisa dikategorikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebab kontaknya dengan penderita atau dengan orang yang beriwayat bepergian juga tidak ada, sehingga tidak masuk dalam kategori PDP.

“Hasil pemeriksaan rapid test reaktif disebabkan karena imunnya pasien tersebut menurun,” tambahnya.

Proses pemakaman dilakukan sesuai dengan protokoler kesehatan dan berdasarkan permintaan pihak keluarga, almarhumah dimakamkan di pekuburan keluarga. (vyr/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar