Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sepakat Hentikan Permusuhan di Syria

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Dunia , pada Sabtu, 13 Februari 2016 | 15:32 WITA Tag: , , , ,
  


Hargo.co.id MUNICH – Pertemuan 17 negara yang tergabung dalam International Syria Support Group (ISSG) di Munich, Jerman, Kamis (11/2) membuahkan hasil.

Mereka sepakat menghentikan permusuhan di Syria. Penghentian itu berlaku dalam kurun seminggu mendatang. Kesepakatan tersebut disetujui pada Kamis malam lalu dan resmi diumumkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry kemarin (12/2).

BACA  Melani Berencana Ceraikan Donald Trump Usai Kalah di Pilpres AS

’’Kami telah setuju mengimplementasikan penghentian permusuhan secara nasional yang ditargetkan mulai berjalan dalam sepekan mendatang.

Itu memang ambisius, tapi semua pihak ingin bergerak secepat-cepatnya untuk merealisasikan hal ini,’’ tegas Kerry.

BACA  34 Jam Tertimpa Reruntuhan, Pria Lansia Ini Selamat dari Gempa Turki

ISSG memang gagal menyepakati gencatan senjata secara penuh. Karena itulah, Kerry memakai istilah menghentikan permusuhan. Meski begitu, langkah tersebut sudah termasuk kemajuan besar jika benar-benar diaplikasikan di lapangan.

Dalam kesepakatan itu, serangan terhadap pemberontak Syria harus dihentikan. Begitu pula sebaliknya.

BACA  Update Hasil Pilpres AS: Selisih Perolehan Suara Sangat Tipis, Siapa yang Unggul?

Pemberontak Syria tidak boleh menyerang pasukan pemerintah. Serangan hanya boleh dilancarkan terhadap Front Al Nusra dan militan Islamic State (IS) atau ISIS.

Nah, begitu oposisi dan rezim Presiden Syria Bashar Al Assad tidak lagi saling serang, bantuan kemanusiaan akan dikirimkan.

Laman: 1 2 3


Komentar